5 Game Android Berbahaya untuk Anak, No 3 Bisa Merenggut Nyawa

Ilustrasi Dunia Games
Sumber :
  • Telkomsel

VIVA – Ada sejumlah game Android berbahaya untuk dimainkan oleh anak-anak. Oleh sebab itu, para orang tua harus cermat dan teliti ketika memberikan kebebasan bermain ponsel untuk sang buah hati. Jangan sampai kebebasan tersebut malah berdampak nagatif dan berbahaya. Apalagi game tersebut hanya berkedok lucu, penuh warna padahal ternyata menjerumuskan.

img_title Mod Roblox vs Versi Resmi, Ini Perbedaan Risiko yang Wajib Dipahami Sebelum Bermain

Berikut beberapa game Android berbahaya yang dimainkan oleh anak yang juga bisa merenggut nyawa!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Roblox

img_title 15 Game Gratis Android Terbaru 2026, Ada yang Cocok Dimainkan Singkat hingga Berjam-jam

Banyak game online di Roblox yang dianggap anak-anak lebih menantang. Namun belakangan, pilihan game-game di Roblox dinilai membawa dampak negatif untuk anak-anak. Anak diharuskan untuk membeli voucher untuk membeli item atau tools yang ditawarkan untuk terus bermain. Selain bisa menguras kantong para orang tua, hal tersebut dikhawatirkan dapat membuat anak kecanduan bermain.

Ternyata, banyak orang tua melaporkan game yang ada di Roblox dinilai memiliki unsur pornografi. Ada pula ruang diskusi (chat room) yang bisa disusupi aktivitas dewasa. Hati-hati ya, bun!

img_title Daftar HP Android yang Enggak Diterima WhatsApp, iPhone Sebentar Lagi

Penampilan game itu memang menipu karena penuh dengan warna cerah dan karakter ala kartun, membuat orangtua merasa bahwa anak mereka aman saat memainkan game itu.

Kendati demikian, beberapa orangtua mengatakan, mereka merasa bahwa beberapa bagian dari game itu sangat tidak sesuai bagi anak.

Inti dari platform Roblox adalah semua orang dapat memainkan game-nya serta dapat membuat game mereka sendiri. Artinya, akan ada beberapa room dan area dalam game yang tak aman untuk anak, dan anak pun dapat memasuki room itu tanpa sadar.

2. My Friend Cayla

Di Jerman, boneka pintar yang paling populer adalah My Friend Cayla. Ditengarai, boneka tersebut berpotensi menjadi perangkat mata-mata hacker karena mereka memanfaatkan teknologi transmisi radio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan Federal Network Agency yang dilansir Mashable para hacker ternyata telah mengakses, mencuri email dan password pengguna dari database My Friend Cayla sejak awal 2017.  Selain itu, mereka juga menyimpan rekaman suara anak-anak saat sedang berbicara dengan boneka.

My Friend Cayla bisa ditemukan di Walmart dan Kohl’s di Jerman. Boneka itu telah dilarang dijual di Jerman, karena dianggap melanggar privasi. Pelarangan itu juga didorong oleh banyaknya komplain yang dilakukan oleh kelompok konsumen kepada US Federal Trade Commission karena boneka itu bisa melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Online Anak-Anak.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut