5 Fakta Unik Pluto, Planet yang 'Diusir' dari Bagian Tata Surya

Pluto.
Sumber :
  • Space.com

VIVA – Membahas mengenai luar angkasa dan planet - planet di Tata Surya memang sangat menarik dan tak ada duanya, salah adalah Planet Pluto.

img_title 2017 OF201: Si Kecil Beku yang bisa Buka Tabir Misteri Kosmik Terbesar di Tata Surya

Pluto, meski jauh, ternyata pernah "dihinggapi" pesawat luar angkasa Bumi, bernama New Horizons. Pesawat ini diluncurkan pada 2006 dan mencapai Pluto pada tanggal 14 Juli 2015. Pesawat tersebut mengambil serangkaian gambar dan pengukuran lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, selain fakta di atas, ada beberapa fakta unik lainnya mengenai "mantan" planet ini. Berikut 5 fakta unik tentang Pluto:

img_title Salut! Ilmuwan Bela-belain Hitung Bulan, Segini Jumlahnya

Pluto Dulu Raksasa

Pluto.

Photo :
  • Space.com

img_title Planet Kesembilan Masih Dicari

Planet Pluto juga sering dijuluki dengan Dwarf Planet atau Planet Kerdil. Pluto juga merupakan planet terjauh di tata surya. Namun, terdapat teori yang menyatakan bahwa Pluto dulunya berukuran raksasa.

Planet Pluto ditemukan pertama kali pada tanggal 18 Februari 1930 di Observatorium Lowell di Flagstaff, Arizona, oleh astronom Clyde W. Tombaugh dengan kontribusi dari William H. Pickering.

Pluto diyakini lebih besar dibanding Merkurius dan mungkin lebih besar dari Bumi. Sekarang para astronom tahu bahwa jaraknya sekitar 1.455 mil (2.352 kilometer), kurang dari 20 persen sebesar Bumi dan Pluto hanya 0,2 persen dari ukuran bumi.

Tak Lagi Jadi Planet di Tata Surya

Tata surya

Photo :
  • U-Report

Dalam tata surya kita, saat ini terdapat delapan planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Bagaimana dengan Pluto? Sejak tahun 2006, The International Astronomy Union (IAU) tidak lagi menyebut Pluto sebagai planet.

Benda astronomi harus memenuhi sejumlah kriteria agar bisa disebut sebagai planet. Kriteria tersebut adalah mengorbit sebuah bintang yang cukup besar untuk memiliki gravitasi sendiri, tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi termonuklir, dan telah “membersihkan” lingkungan sekitar orbitnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari NASA, Pluto tidak lagi disebut sebagai planet karena belum “membersihkan” lingkungan orbitnya dari objek lain. Namun, Pluto memenuhi kriteria IAU untuk diklasifikasikan sebagai dwarf planet atau planet kerdil.

Lantas, apa yang dimaksud dengan belum “membersihkan” lingkungan orbitnya dari objek lain? Dilansir dari Library of Congress, 19 September 2019, kriteria tersebut berarti planet harus menjadi dominan secara gravitasi sehingga tidak ada benda lain dengan ukuran sebanding, selain satelitnya sendiri atau benda di bawah gravitasinya, di sekitar ruang orbitnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut