Keamanan Siber Super App Jangan 'Segitu-gitu Aja'
- Indus Net Technologies
"Membentuk 'security operation center' (SOC) diperlukan untuk memantau secara ketat dan terus-menerus pada sistem aplikasi, sehingga visibilitas keamanan meningkat serta waktu deteksi dan respons dapat dipersingkat," ungkap Andri.
Banyak yang harus dilindungi
Berbagai layanan yang dimunculkan di dalam aplikasi super juga memperbanyak permukaan yang dapat menjadi potensi serangan, karena setiap layanan baru akan membawa komponen yang terhubung melalui Application Programming Interface (API) untuk saling berkomunikasi.
Hal ini membuat ada banyaknya potensi kerentanan pada jalur-jalur koneksi layanan di dalam aplikasi yang dapat dieksploitasi, sehingga setiap pintu gerbang API perlu dikontrol dan diuji sebelum diluncurkan.
Ilustrasi keamanan siber.
- www.pixabay.com/geralt
Untuk melindungi koneksi antar layanan, penting untuk menyembunyikan panggilan API menggunakan metode obfuscation atau penyamaran kode dan melindungi kredensial API dengan enkripsi.
Selain itu, metode Runtime Application Self Protection (RASP) memungkinkan adanya fungsi keamanan siber dalam aplikasi itu sendiri.
RASP dapat mendeteksi aktivitas mencurigakan ketika aplikasi sedang berjalan dan merespons dengan langkah yang telah deprogram sebelumnya untuk memitigasi ancaman siber.
Kecepatan perbaikan 'security bug'
Aplikasi super pada prakiknya selalu berkembang sangat cepat mengikuti kebutuhan gaya hidup pengguna. Pembaharuan-pembaharuan yang terus-menerus tersebut perlu dibarengi pengecekan dan identifikasi bug/error yang dapat menjadi celah keamanan.
Diperlukan upaya ekstra dalam pengujian aplikasi, mencari security bug, dan melakukan patching untuk menutup celah keamanan.
Lakukan juga penetration testing, yaitu simulasi serangan kepada aplikasi untuk menemukan celah keamanan, dan selanjutnya terapkan red teaming di mana simulasi dilakukan secara menyeluruh pada infrastruktur internal meliputi people, process, dan technology.
"Dengan kepopuleran super app saat ini, maka penting untuk membangun infrastruktur keamanan siber yang kuat untuk melindungi data pribadi pengguna dari potensi kejahatan siber yang mengintai," tutur Andri.