Apakah Alam Semesta Kuantum Benar-benar Ada?

Ilustrasi kuantum.
Sumber :
  • Getty Images

VIVA Tekno – Dalam beberapa interpretasi mekanika kuantum seperti interpretasi Banyak-Dunia dan teori Gelombang Pilot, alam semesta dapat dijelaskan dengan persamaan raksasa tunggal yang dikenal sebagai fungsi gelombang kuantum. 

img_title Mulai Senin 3 Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kalsel

Setiap kali proses kuantum (subatomik) terjadi di manapun di alam semesta, fungsi gelombang ini terbagi menjadi dua, yang artinya alam semesta paralel terus-menerus dibuat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi interpretasi ini tidak pernah terbukti benar, dan mereka memiliki beberapa kelemahan utama yang mencegahnya diterima secara luas, mengutip dari situs Live Science, Kamis, 5 Januari 2023.

img_title Denny JA Jelaskan Teori Baru di Balik Peristiwa Kerusuhan Asgustus 2025

Mekanika kuantum adalah kerangka fisika yang menggambarkan perilaku partikel kecil. Salah satu keanehan dari teori ini adalah tidak ada yang yakin hasil apa yang mereka dapatkan sampai mereka melihatnya. 

Misalnya interpretasi kanonik dari teori fisika yang mengatakan bahwa elektron ada dalam banyak keadaan sekaligus. Kemudian seseorang melakukan pengukuran, di mana elektron mengambil salah satu dari keadaan tersebut.

img_title Terungkap! Makna Tersembunyi di Balik Simbol Piramida pada Uang 1 Dolar AS

Mekanika kuantum memberi kita satu alat untuk membuat prediksi persamaan Schrodinger. Persamaan tersebut menetapkan sesuatu yang disebut fungsi gelombang untuk setiap partikel dan menjelaskan bagaimana fungsi gelombang tersebut berkembang seiring waktu. 

Dalam gambaran standar mekanika kuantum, fungsi gelombang itu adalah awan probabilitas yang menjelaskan di mana ada peluang untuk melihat partikel begitu orang mencarinya. Fungsi gelombang memiliki nilai tinggi, ada kemungkinan kuat dan yang memiliki nilai rendah, ada juga yang kemungkinannya kecil.

Foto Keterikatan Kuantum Dua Partikel.

Photo :
  • U-Report

Namun, gambaran standar ini menjadi masalah ketika para ilmuwan benar-benar melakukan pengukuran. Saat mereka tidak melihat fungsi gelombang berkembang dengan sendirinya, menurut persamaan Schrodinger. 

Bukan masalah besar. Tetapi ketika para ilmuwan melakukan pengukuran, fungsi gelombang ini runtuh yang pada dasarnya menghilang, dengan partikel muncul di salah satu lokasi yang memungkinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa interpretasi lain dari mekanika kuantum, terutama teori Many-Worlds Interpretation dan Pilot Wave, mempromosikan fungsi gelombang dari alat matematika belaka menjadi objek nyata yang ada. 

Dalam interpretasi ini, tidak ada yang namanya pengukuran. Tidak ada proses khusus atau trik sulap yang membuat fungsi gelombang menghilang. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut