Setiap Detik Bumi Diserang Asteroid
- Firstpost
Ini karena semakin besar asteroid, semakin sedikit jumlahnya di Tata Surya dan semakin mudah dideteksi, sehingga hampir semua asteroid yang lebih besar dari setengah mil (satu km) telah ditemukan.
Scott Sheppard dari Carnegie Institution for Science di Washington DC, sebelumnya mengatakan bahwa penemuan near-Earth object (NEOs) baru saja dimulai, sebagian karena sejarah observatorium kita.
Sebagian besar juga karena teleskop cenderung memalingkan muka dari planet kita sehingga dapat menghindari silau Matahari. Namun survei baru mulai mengintip ke arah lain dan mengungkap lebih banyak NEO, termasuk asteroid yang belum pernah dilihat sebelumnya.
"Survei teleskopik baru menantang silau Matahari dan mencari asteroid menuju matahari saat senja," tulis Sheppard tahun lalu dalam kolom di jurnal Science, mengutip dari laman Daily Mail, Selasa, 21 Februari 2023.
Survei ini telah menemukan banyak asteroid yang sebelumnya belum ditemukan di dalam Bumi. Penemuan tersebut termasuk asteroid pertama dengan orbit interior ke Venus bernama Aylo'chaxnim 2020 AV2 dan asteroid yang saat ini memiliki periode orbit terpendek yang diketahui mengelilingi Matahari, disebut 2021 PH27.