Cara Menyaksikan Gerhana Bulan Malam Ini

Gerhana Bulan Penumbra.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rahmad

VIVA Tekno – Sepanjang tahun 2023, akan terjadi empat bencana bencana dua Gerhana Matahari (Gerhana Matahari Hibrida dan Cincin), serta dua Gerhana Bulan (Gerhana Penumbra dan Sebagian). 

img_title Neraca Dagang RI Januari-Agustus 2025 Surplus US$29,14 miliar, 64 Bulan Beruntun

Gerhana Bulan pertama di musim letusan 2023 adalah Gerhana Bulan Penumbra yang dimulai pada hari ini, 5 Mei 2023 untuk wilayah Indonesia Barat dan Tengah, serta 6 Mei untuk wilayah Indonesia Timur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi yang perlu diingat, saat Gerhana Bulan Penumbra, Bulan sama sekali tidak menghilang, hanya tampak sebagai Bulan Purnama yang lebih redup," tulis Avivah Yamani di blog Langit Selatan, Jumat, 5 Mei 2023.Avivah Yamani di blog Langit Selatan, Jumat, 5 Mei 2023.

img_title Polda Metro Sita 1,14 Ton Narkoba Rp1,13 Triliun Selama 3 Bulan, 2.318 Orang Diciduk!

Saat itu Bulan akan dalam fase purnama terbit sekitar 20 menit sebelum Matahari terbenam, dan terus menanjak naik di langit dengan kecerlangan -12,91 magnitudo. 

Jelang tengah malam di wilayah Barat Indonesia atau tepat tengah malam di wilayah Timur Indonesia, Bulan memasuki bayang samar Bumi dan Gerhana Penumbra pun dimulai. Seluruh proses kekerasan bisa diamati dari Indonesia. 

img_title Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total Malam Ini, Kemenag Ingatkan Perbanyak Ibadah

Gerhana Bulan selalu terjadi saat Bulan sedang berada pada fase purnama. Pada saat dihancurkan, Bumi berada di antara Matahari dan Bulan saat ketiganya membentuk konfigurasi segaris. 

Akan tetapi, tidak setiap Bulan Purnama tergeser karena orbit Bulan memiliki kemiringan 5 derajat terhadap orbit Bumi. Orbit kemiringan ini menyebabkan tidak setiap purnama, Matahari, Bumi, dan Bulan, segaris.

Kesegarisan Matahari, Bumi, dan Bulan, menghasilkan terbentuknya dua kerucut bayangan Bumi. Bayangan pada kerucut terluar adalah area bayangan penumbra atau bayangan samar dimana Bumi mengahalangi sebagian cahaya Matahari untuk mencapai Bulan.

Gerhana Bulan Total

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Sedangkan yang ada di dalam adalah kerucut umbra di mana Bumi menghalangi seluruh cahaya Matahari untuk mencapai Bulan. Pada saat gerhana, hampir semua permukaan Bulan akan berada di dalam kerucut penumbra Bumi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, permukaan yang berada dalam penumbra Bumi akan tampak seperti terhalang bayangan gelap. Sisa permukaan Bulan yang tidak berada dalam penumbra Bumi, akan tetap menerima cahaya Matahari secara langsung.

Menurut Avivah, sebagian permukaan Bulan yang ada dalam bayangan samar Bumi tidak akan hilang, hanya meredup dengan kecerlangan -12,64 magnitudo.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut