Elon Musk Nyerah sama X?

Logo baru Twitter, X.
Sumber :
  • Elon Musk

VIVA Tekno – Elon Musk tampaknya mengakui bahwa pengambilalihan X senilai US$44 miliar bisa saja berakhir tragis. Pemilik platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter mengatakan pada hari Sabtu bahwa X 'mungkin gagal'.

img_title 620 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Media Sosial Sepanjang 2026

"Kenyataan yang menyedihkan saat ini adalah tidak ada ‘jejaring sosial’ yang hebat. Kami mungkin gagal, seperti yang diperkirakan banyak orang, namun kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya, setidaknya satu," tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meta meluncurkan saingan X yang disebut Threads pada 5 Juli dan dengan cepat mengumpulkan lebih dari 100 juta pendaftar, mengutip data dari Sensor Tower.

img_title 7 HP Terbaik untuk Reseller yang Dipakai 3–5 Tahun, Harganya Murah dan Memiliki Penyimpanan Besar

Namun, enam minggu kemudian, tingkat pengguna aktif harian platform tersebut anjlok dari puncaknya sebesar 44 juta setelah Threads diluncurkan menjadi sekitar 10 juta, menurut data dari Sameweb, berdasarkan laporan.

Upaya Musk untuk membersihkan platform dari bot dan mengubahnya menjadi aplikasi super tampaknya belum berhasil, melansir dari situs Business Insider, Jumat, 25 Agustus 2023.

img_title Remaja Jepang Tolak Medsos Dibatasi

CEO Twitter Elon Musk.

Photo :
  • Getty Images

Matt Binder dari Mashable menemukan pada minggu ini bahwa sekitar 42 persen pengikutnya di X adalah gaib, yang berarti follower itu bisa jadi bot.

Postingan Musk muncul setelah dia mendapat kecaman pada minggu ini karena mengatakan akan menghapus fitur pemblokiran dari platformnya. Aktivis Monica Lewinsky mendesak dia dan CEO X, Linda Yaccarino untuk memikirkan kembali langkah tersebut.

"Hai @elonmusk + @lindayaX tolong pikirkan kembali penghapusan fitur blokir. sebagai aktivis anti-intimidasi (dan target pelecehan), saya dapat meyakinkan Anda bahwa ini adalah alat penting untuk menjaga keamanan orang saat online," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada bulan Mei, Fidelity mencatatkan nilai sahamnya di perusahaan yang saat itu masih dikenal sebagai Twitter, sehingga memberikan nilai sekitar US$15 miliar – atau hanya sepertiga dari jumlah yang dibayarkan Musk.

Pelaku tindak pidana judi online modua spam komentar di medsos

Bareskrim Bongkar Situs Judi Online Berkedok Spam Komentar di Medsos, 6 Orang Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana judi online dengan modus spam komentar di medi sosial

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut