Bumi 'Lolos dari Maut'

NASA.
Sumber :
  • Getty Images

VIVA Tekno – Bumi dikunjungi oleh lima asteroid pada pekan lalu di mana yang terbesar masing-masing seukuran pesawat terbang. Syukurnya, semuanya asteroid ini terbang melewati Bumi tanpa membahayakan, kata NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa).

img_title Erupsi Anak Krakatau Terekam NASA, Begini Penampakan dari Angkasa

Asteroid terkecil seukuran bus, meluncur melintasi orbit Bumi pada 8 September hingga 9 September kemarin, seperti dikutip dari database Asteroid Watch NASA melalui situs Live Science, Senin, 11 September 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama adalah asteroid 2023 RG dengan lebar sekitar 39 kaki (12 meter), yang akan terbang melewati Bumi pada jarak 1 juta mil (1,6 juta kilometer).

img_title NASA Bagikan Potret Karhutla Kalimantan, Ungkap Mengapa Api Sulit Dipadamkan

Kemudian, pada hari yang sama, GE 2023 dengan lebar 88 kaki (27 m), QC5 2023 dengan lebar 82 kaki (25 m), dan GE 2020 dengan lebar 26 kaki (8 m), yang akan mendekati jarak 1 juta mil, 2,5 juta mil (4, juta km) dan 3,6 juta mil (5,7 juta km) dari Bumi.

Terakhir, asteroid 2023 RL berukuran lebar 24 kaki (7 m) akan melewati Bumi pada jarak yang sangat kecil secara kosmik, yakni 469.000 mil (755.000 km) pada 9 September lalu.

img_title Celah Keamanan NASA Ditemukan Pakar Siber Indonesia

NASA menandai objek luar angkasa apa pun yang berada dalam jarak 120 juta mil (193 juta km) dari Bumi sebagai 'objek dekat Bumi (NEO)' dan mengklasifikasikan objek besar apa pun dalam jarak 4,65 juta mil (7,5 juta km) dari planet kita sebagai 'berpotensi berbahaya'.

Agensi AS itu melacak lokasi dan orbit sekitar 28.000 asteroid, mengikutinya dengan Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS), sebuah rangkaian empat teleskop yang dapat melakukan pemindaian seluruh langit malam setiap 24 jam.

Benda luar angkasa / satelit / asteroid / komet.

Photo :
  • Dailyhunt

NASA telah memperkirakan lintasan semua objek dekat Bumi ini setelah akhir abad. Bumi tidak menghadapi bahaya tabrakan asteroid apokaliptik setidaknya selama 100 tahun ke depan, menurut mereka.

Jika kelima asteroid yang mendekat dengan cepat itu menabrak Bumi, maka hal tersebut tidak akan menyebabkan peristiwa dahsyat seperti asteroid pembunuh dinosaurus selebar 7,5 mil (12 km) yang menghantam Bumi 66 juta tahun silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bukan berarti asteroid yang lebih kecil tidak berbahaya. Pada Maret 2021 misalnya, meteor seukuran bola bowling meledak di Vermont dengan kekuatan 440 pon (200 kilogram) TNT.

Yang lebih dramatis lagi, ledakan meteor selebar 59 kaki (18 m) di atas Chelyabinsk, Rusia pada 2013, menghasilkan ledakan yang kira-kira setara dengan sekitar 400 hingga 500 kiloton TNT, atau 26 hingga 33 kali energi yang dilepaskan oleh bom Hiroshima dan melukai sekitar 1.500 orang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut