NASA: Tidak Ada UFO, Apalagi Alien!

Kepala Badan Penerbangan dan Antariksa atau NASA Bill Nelson.
Sumber :
  • The Verge

VIVA Tekno – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA merilis sebuah laporan setebal 33 halaman yang menyerukan teknik-teknik baru untuk mempelajari fenomena anomali tak dikenal atau UAP.

img_title NASA Bagikan Potret Karhutla Kalimantan, Ungkap Mengapa Api Sulit Dipadamkan

UAP merupakan istilah yang digunakan NASA untuk objek atau fenomena yang tidak teridentifikasi atau tidak dapat dijelaskan yang terlihat di langit atau ruang angkasa, beberapa di antaranya lebih sering disebut sebagai penampakan potensial UFO atau objek terbang tak dikenal dan alien, seperti dikutip dari DW, Senin, 18 September 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Administrator NASA Bill Nelson mengaku akan menunjuk direktur baru untuk penelitian UAP. Direktur baru ini akan ditugaskan untuk menangani komunikasi terpusat, sumber daya, dan kemampuan analisis data untuk membangun kumpulan daya yang lebih kuat sebagai evaluasi UAP di masa depan.

img_title Celah Keamanan NASA Ditemukan Pakar Siber Indonesia

Ia juga memberikan pendapat pribadinya bahwa ada kehidupan di luar Bumi. "Salah satu pertanyaan pertama yang sering saya dapatkan adalah tentang penampakan UFO. Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya percaya ada kehidupan di alam semesta yang begitu luas. Jawaban pribadi saya adalah Ya," tegasnya.

Namun, Nelson mengatakan bahwa kemungkinan jika makhluk luar angkasa - UFO atau alien - telah mengunjungi Bumi sangat kecil. Tahun lalu, sebuah tim studi independen beranggotakan 16 orang, ditugaskan oleh NASA untuk melakukan penelitian terhadap laporan-laporan penemuan manusia dengan fenomena tak dikenal di langit.

img_title Donald Trump Ingin AS Mampu Luncurkan dan Daratkan Roket 1.000 Kali Setahun

Tim studi ini mengatakan bahwa satelit canggih, kecerdasan buatan, dan pembelajaran mesin begitu penting untuk memahami UAP dengan lebih baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"NASA memiliki berbagai aset pengamatan Bumi dan ruang angkasa yang sudah ada dan yang sedang direncanakan, begitu pula dengan arsip data sejarah maupun modern yang sangat luas, yang seharusnya dapat dimanfaatkan secara langsung untuk memahami UAP," tulis para penulis laporan tersebut.

Panel yang beranggotakan fisikawan, astronot, dan astrobiolog ini juga mencatat bahwa persepsi negatif seputar topik UAP menjadi penghalang dalam pengumpulan data mereka. Para pejabat NASA berharap keterlibatan tim ini akan memungkinkan pertimbangan yang lebih serius terhadap fenomena tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut