Indonesia Harus Waspada Game Minecraft
- Minecraft
Iran merupakan negara dengan prevalensi tertinggi serangan siber ini dengan 140.482 peringatan yang berdampak pada 54.467 pemain Minecraft. PUBG: Battlegrounds Battle Royale, merupakan game seluler kedua yang paling banyak dieksploitasi di kalangan penjahat siber.
Game online ini menyumbang 5,09 persen dari seluruh peringatan, dengan sebagian besar insiden berasal dari pengguna asal Rusia. Roblox (3,33 persen) berada di peringkat ketiga dalam hal deteksi tetapi kedua dalam jumlah pengguna yang terkena dampak.
Penemuan penting melibatkan munculnya SpyNote, Trojan mata-mata yang didistribusikan di antara pengguna Roblox di platform seluler Android dengan kedok mod.
Trojan ini menunjukkan berbagai kemampuan mata-mata, termasuk keylogging, perekaman layar, streaming video dari kamera ponsel, dan kemampuan untuk menyamar sebagai aplikasi Google dan Facebook untuk menipu pengguna agar membocorkan kata sandi atau password mereka.
Halaman phishing juga terus menimbulkan ancaman signifikan bagi para gamer. Perangkat lunak berbahaya dan tidak diinginkan sering kali menyamar sebagai game populer, disebarluaskan melalui situs web pihak ketiga yang menawarkan versi bajakan.
Laman yang menipu ini biasanya menampilkan jumlah unduhan yang berlebihan, sehingga berpotensi menyesatkan pengguna sehingga menimbulkan rasa aman yang keliru. Meskipun demikian, mengklik tombol unduh biasanya menghasilkan arsip yang mungkin berisi elemen berbahaya atau tidak terkait sehingga menyimpang dari konten yang dijanjikan.
"Dalam industri game yang dinamis, banyak data pribadi dan keuangan terkandung didalamnya. Penjahat siber memanfaatkan peluang menarik ini. Mereka mengeksploitasi akun game dengan mencuri aset dalam game, mata uang virtual, dan menjual akun game yang telah disusupi, seringkali dengan nilai di dunia nyata.
"Pencarian data pribadi yang tiada henti telah menyebabkan lonjakan serangan ransomware. Bahkan, berdampak pada gamer profesional yang bergantung pada permainan tanpa gangguan. Komunitas game harus sadar keamanan siber," ungkap Pakar Keamanan Siber Kaspersky, Vasily Kolesnikov.