AI Milik Google Lebih Unggul dari Superkomputer

Google DeepMind.
Sumber :
  • Seeflection.com

GraphCast juga dapat memprediksi peristiwa cuaca ekstrem, seperti gelombang panas, musim dingin, dan badai tropis, dan ketika lapisan atmosfer atas bumi dihilangkan sehingga hanya menyisakan atmosfer tingkat terendah, troposfer, tempat peristiwa cuaca yang berdampak pada manusia menonjol, keakuratannya melonjak hingga lebih dari 99%.

img_title Tak Lagi Sekadar Banner, Iklan Digital Mulai Gunakan AI dan Gamifikasi

“Pada bulan September, versi langsung dari model GraphCast kami yang tersedia untuk umum, yang diterapkan di situs web ECMWF, secara akurat memperkirakan sekitar sembilan hari sebelumnya bahwa Badai Lee akan menghantam Nova Scotia,” jelas Rémi Lam, seorang insinyur penelitian di DeepMind, menulis dalam penyataan di laporan Live Science, Rabu, 22 November 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebaliknya, perkiraan tradisional memiliki variabilitas yang lebih besar mengenai di mana dan kapan pendaratan akan terjadi, dan hanya memperkirakan Nova Scotia sekitar enam hari sebelumnya.”

img_title Peneliti Jepang buat AI yang bisa 'Lihat Rahasia Gelap' di Dasar Laut

Meskipun model ini memiliki kinerja yang mengesankan, para ilmuwan tidak melihat model tersebut akan menggantikan alat yang digunakan saat ini dalam waktu dekat. Perkiraan rutin masih diperlukan untuk memverifikasi dan menetapkan data awal untuk prediksi apa pun, dan karena algoritme pembelajaran mesin memberikan hasil yang tidak dapat dijelaskan, algoritme tersebut rentan terhadap kesalahan atau "halusinasi".

Google DeepMind

Photo :
  • Seeflection.com

img_title Cuma 3 Hari, Remaja 13 Tahun Ini Kantongi Rp300 Juta dari AI, Bagaimana Caranya?

Sebaliknya, model AI dapat melengkapi metode perkiraan lainnya dan menghasilkan prediksi yang lebih cepat, kata para peneliti. Mereka juga dapat membantu para ilmuwan melihat perubahan pola iklim dari waktu ke waktu dan mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang gambaran yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mempelopori penggunaan AI dalam prakiraan cuaca akan memberikan manfaat bagi miliaran orang dalam kehidupan sehari-hari mereka. Namun penelitian kami yang lebih luas bukan hanya tentang mengantisipasi cuaca – ini tentang memahami pola iklim kita yang lebih luas,” tulis Lam.

“Dengan mengembangkan alat-alat baru dan mempercepat penelitian, kami berharap AI dapat memberdayakan komunitas global untuk mengatasi tantangan lingkungan terbesar yang kita hadapi.”

Agora.

Indonesia Diproyeksikan Jadi Salah Satu Pasar Perangkat Pintar dengan Pertumbuhan yang Menjanjikan di Asia Tenggara

Pasar smart home Indonesia diproyeksikan meningkat dari US$1,81 miliar pada 2024 menjadi US$8,12 miliar pada 2030. Pertumbuhan ini juga tercermin pada pasar IoT.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut