Konsumsi Stroberi Cegah Depresi

Buah stroberi.
Sumber :
  • Pixabay/pexels

Terdapat data epidemiologi yang menyatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi stroberi atau buah berry lainnya secara teratur memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih rendah seiring dengan pertambahan usia.

img_title Menkes Ungkap Hampir 10% Anak di Indonesia Alami Depresi dan Anxiety Disorder

Peneliti menambahkan bahwa manfaat metabolis dan kardiovaskular dari mengonsumsi stroberi telah banyak dipelajari. Namun, hanya sedikit penelitian mengenai efek kognitif mengonsumsi stroberi bagi manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Stroberi.

Photo :
  • Pixabay

img_title Sikat Gigi 3 Kali Sehari Cegah Demensia dan Radang Sendi

“Studi ini menilai apakah konsumsi stroberi dapat meningkatkan kinerja kognitif dan kesehatan metabolisme pada populasi manusia dan, jika benar terbukti, apakah mungkin ada hubungan antara peningkatan kognitif dan penurunan gangguan metabolisme,” jelasnya.

Di samping antosianin, stroberi juga mengandung mikronutrien tambahan yaitu ellagic acid, senyawa organik alami yang telah terbukti menghambat jenis kanker tertentu.

img_title Polisi Tangerang Aniaya Pacarnya, Diperiksa Ternyata Alami Depresi

Ellagic acid pada stroberi ditemukan pada biji dan daging buah, namun konsentrasi tertinggi ada pada daunnya. Stroberi dan tumbuhan lainnya menghasilkan ellagic acid, dan glukosa untuk membentuk ellagitanin, senyawa yang yang larut dalam air yang lebih mudah diserap manusia dalam makanannya.

Stroberi juga mengandung polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Senyawa ini bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dalam satu cup stroberi mengandung vitamin C untuk asupan kebutuhan harian Anda dan mengandung nutrisi yang menyehatkan jantung seperti kandungan folat, kalium, serat, dan fitosterol.

Ilustrasi Stres

8 Alasan Perempuan Usia 40-an Rentan Mengalami Depresi, Bukan Sekadar soal Usia

Memasuki usia 40-an membawa banyak perubahan bagi perempuan. Kenali 8 faktor yang dapat memengaruhi suasana hati hingga meningkatkan risiko depresi. Simak selengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
15 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut