Indosat Bawa Oleh-oleh dari Barcelona
- VIVA/Lazuardhi Utama
VIVA Tekno – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membawa oleh-oleh pulang dari Barcelona, Spanyol usai mengikuti Mobile World Congress atau MWC pada 26-29 Februari lalu.
Pertama, berkolaborasi dengan Netcracker Technology dalam mendukung peningkatan jumlah pelanggan layanan Fiber-to-the-Home (FTTH) yang telah berkembang hingga sepuluh kali lipat setelah melalui perluasan jaringan fibernya.
Kemitraan ini bertujuan untuk memodernisasi infrastruktur Teknologi Informasi (IT) IOH dengan menggunakan portofolio Netcracker Digital BSS, guna memenuhi kebutuhan bisnis Indosat di sektor Home Broadband (HBB), Fixed-Wireless Access (FWA), dan Over-The-Top (OTT).
Di tengah pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi yang cepat di Indonesia, transformasi digital memainkan peran kunci dalam mendorong inovasi dan memodernisasi infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.Direktur Utama dan Kepala Eksekutif Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengaku kerja sama dengan Netcracker akan memperluas portofolio dan mengembangkan bisnis HBB, sehingga memberikan pengalaman digital kelas dunia yang konsisten kepada seluruh pelanggan.
"Kami percaya langkah ini akan menjadi tonggak baru perjalanan yang telah dibangun sejak lama antara IOH dan Netcracker," ungkapnya.
Digital BSS milik Netcracker memungkinkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk mengeksplorasi peluang monetisasi, penyederhanaan proses bisnis, dan operasi dalam memberikan penawaran dan layanan baru.
Presiden Netcracker Sylvain Seignour mengaku bangga berkolaborasi dengan IOH yang menjadikan perusahaannya sebagai pemasok IT di tengah pengembangan lini bisnis baru dan membangun segmen pelanggan.
"Kemitraan ini sangat berarti, dan kami berharap dapat membantu mereka (Indosat Ooredoo Hutchison) mencapai tujuan," jelas dia.
Pusat Komando (Command Center) Indosat Ooredoo Hutchison/IOH.
- Dok. Indosat Ooredoo Hutchison
Tidak hanya itu, IOH menjadi satu-satunya operator telekomunikasi di Indonesia yang berhasil meraih peringkat Baik (80-87) untuk pengalaman aplikasi suara OTT dengan skor 80,2 poin (dari skala 0-100).
OpenSignal merupakan lembaga riset independen yang fokus pada analisis pengalaman pelanggan terhadap layanan operator telekomunikasi.