Ilmuwan Penasaran sama Sinyal dari Luar Angkasa

Ilustrasi teleskop menangkap sinyal radio.
Sumber :
  • CHIM/MIT

VIVA Tekno – Para ilmuwan dibuat penasaran oleh sinyal radio yang berulang dari luar angkasa. Sinyal ini sulit dijelaskan, dan mereka masih berusaha untuk memahami apa yang memancarkannya.

img_title 10 HP Terbaik Seharga Rp2–3 Jutaan Kini Makin Kencang, dari Performa hingga Dukungan 5G

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy, kemungkinan besar sinyal ini berasal dari sejenis bintang neutron yang disebut pulsar. Pulsar memancarkan sinyal radio saat berputar pada porosnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, jika sinyal ini benar-benar berasal dari pulsar, ini justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan. Objek yang disebut ASKAP J1935+2148 ini memiliki interval sinyal setiap 54 menit. Ini berarti pulsar ini akan menjadi bintang neutron dengan putaran paling lambat yang pernah didokumentasikan.

img_title 'West Point' Antariksa Dibentuk, Donald Trump: Lumpuhkan China, Kuasai Luar Angkasa

Kecepatan putarannya sangat lambat sehingga seharusnya tidak mungkin terjadi, membuat para ilmuwan semakin bingung.

"Ini sangat tidak biasa menemukan kandidat bintang neutron yang memancarkan sinyal radio dengan cara ini. Fakta bahwa sinyal ini berulang dengan kecepatan yang begitu lambat sangat luar biasa,” kata Manisha Caleb, penulis utama studi dari University of Sydney Institute for Astronomy yang dikutip dari Yahoo! News pada Senin, 10 Juni 2024.

img_title 10 HP Terbaik untuk Wartawan dengan Harga Terjangkau: Prioritaskan Kamera, Audio, Baterai, dan Sinyal

Misteri Bintang Neutron

Ilustrasi bintang neutron

Photo :
  • Instagram/@nasagoddard

Bintang neutron terbentuk setelah supernova, sebuah ledakan besar yang terjadi ketika bintang masif kehabisan bahan bakar dan runtuh di bawah gravitasinya sendiri. Sisa massa yang tidak terlontar ke luar angkasa akan terkompresi menjadi sebagian kecil dari ukuran aslinya, menjadikannya objek paling padat di alam semesta yang bukan lubang hitam.

Selain itu, bintang neutron juga memiliki medan magnet yang sangat kuat, yang mengirim aliran partikel ke luar angkasa sepanjang kutubnya. Dalam kasus pulsar, rotasi mereka menyebabkan aliran partikel ini juga berputar, dan bagi astronom, ini terlihat seperti sinyal berulang.

Namun, ASKAP J1935+2148 seharusnya tidak mungkin berputar sepelan itu dan tetap memancarkan sinyal. Untuk memberi gambaran seberapa abnormal hal ini, pulsar biasanya memerlukan tidak lebih dari beberapa detik untuk menyelesaikan satu putaran. Bintang neutron tercepat yang diketahui berputar dengan kecepatan 716 kali per detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keadaan Emisi yang Berbeda

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut