Menteri Perdagangan Mau Basmi Kaspersky

Kaspersky.
Sumber :
  • Kaspersky

VIVA Tekno – Raksasa keamanan siber asal Rusia Kaspersky mau dibasmi Pemerintah Amerika Serikat (AS). Perusahaan antivirus ini resmi diblokir usahanya di seantero negeri Paman Sam.

img_title Rupiah Melemah ke Rp 17.650 saat Pendapatan Kelas Menengah RI Anjlok dan Tensi Iran-AS Kembali Melonjak

Menurut Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo, Kaspersky sudah mengancam keamanan serta kedaulatan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya memerintah kepada seluruh warga AS untuk tidak lagi menggunakan antivirus Kaspersky. Silakan ganti dengan antivirus lain untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan data pribadi Anda," katanya, seperti dikutip dari situs The Guardian, Sabtu, 22 Juni 2024.

img_title IRGC Gertak AS: Sanksi Satu Dollar ke Iran, Washington bisa Rugi Berkali-kali Lipat

Biro Industri dan Keamanan yang berada di bawah Kementerian Perdagangan AS berargumen bahwa Kaspersky mengancam keamanan dan privasi pengguna di AS karena perusahaannya bermarkas di Rusia.

"Mereka (Rusia) sudah menunjukkan memiliki kapasitas, dan bahkan lebih dari itu, berniat untuk mengeksploitasi perusahaan Rusia seperti Kaspersky untuk mengumpulkan dan menjadikan informasi pribadi warga AS sebagai senjata," jelas Menteri Perdagangan.

img_title Sahroni Sayangkan Kunjungan Prabowo ke Rusia Marak Hoaks: Jangan Sampai Merusak Kritik yang Bagus ke Pemerintah!

Dengan demikian, Kaspersky akan dilarang menjual perangkat lunak atau software kepada konsumen ritel maupun korporasi di AS mulai 20 Juli 2024.

Namun, mereka masih bisa merilis update software dan keamanan kepada kepada penggunanya hingga 29 September 2024. Setelah itu, Kaspersky tidak bisa lagi memberikan update untuk penggunanya di AS.

Gina juga menegaskan bahwa pengguna Kaspersky di AS tidak melanggar hukum dan menyarankan mereka untuk menggunakan antivirus alternatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Individu dan bisnis di AS yang terus menggunakan atau memiliki produk dan layanan Kaspersky tidak melanggar hukum, Anda tidak melakukan kesalahan apapun dan tidak dikenakan hukuman pidana atau perdata apapun," ujar Menteri Perdagangan.

Pencekalan ini merupakan perkembangan terbaru dari sederet tindakan yang diambil pemerintah AS terhadap Kaspersky. Pada 2017, Pemerintahan Presiden Donald Trump melarang badan federal AS menggunakan antivirus Kaspersky.

Pemimpin Korut  Kim Jong Un bertemu Presiden Vladimir Putin di Beijing

Jembatan Darat Pertama Penghubung Rusia-Korea Utara Diresmikan, Diberi Nama Perwira Soviet yang Selamatkan Pendiri Korut

Rusia dan Korea Utara (Korut) meresmikan jembatan darat pertama mereka, Senin, untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi antara kedua negara.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut