Waspada Penggalangan Dana Palsu

Ilustrasi penggalangan dana.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VIVA – Para penipu memantau dengan saksama perubahan sosial dan berita terbaru untuk mengeksploitasi topik terkini dan memikat korban dengan kejadian yang sedang menjadi tren.

img_title CEO Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Internasional, Dituding Terlibat Terorisme

Para ahli Kaspersky baru-baru ini mengungkap penipu yang memanfaatkan berita seputar Pavel Durov, pendiri Telegram, yang dilaporkan ditangkap di Prancis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memanfaatkan kesempatan itu, para penipu segera meluncurkan kampanye spam, mendistribusikan email yang secara keliru mengklaim sebagai penggalangan dana untuk pembelaan hukum Pavel Durov dan kampanye kesadaran global (global awareness).

img_title Penggalangan Dana YTR Tembus Rp 2,5 Miliar, Ini Syarat yang Ditetapkan Hotman Paris

Ahli Kaspersky saat ini memantau kampanye spam aktif dengan beberapa variasi pesan yang mengikuti pola serupa.

Dalam penipuan ini, penipu menyamar sebagai organisasi hak asasi manusia, mengklaim bahwa mereka berkomitmen untuk mengamankan kebebasan Pavel Durov dan melindungi hak asasi manusia global.

img_title Ferry Irwandi Galang Donasi Korban Banjir Sumatera, Tembus Rp10 Miliar dalam 24 Jam

Mereka mendesak penerima untuk berkontribusi pada tujuan tersebut dengan menyumbang ke salah satu dari beberapa dompet kripto tertentu, termasuk BTC, ETH, dan TRX.

Namun, para korban akhirnya kehilangan uang mereka karena para penipu, dan tim Pavel Durov belum mengumumkan upaya penggalangan dana resmi apapun.

Untuk melewati filter spam, penipu mengubah kata-kata mereka, menghindari pengulangan, dan menggunakan sinonim seperti "membantu" dan "mendukung" atau "menyumbangkan" dan "mengumpulkan dana."

Selain itu, nama organisasi pendanaan yang dimaksud berubah setiap kali terdapat email yang mengaku mewakili Human Rights Defenders Network (HRDN), sementara yang lain menyamar sebagai Digital Rights Advocacy Network (DRAN).

"Sangat penting untuk berpikir kritis dan memeriksa ulang sebelum mengirim uang ke proyek donasi apapun. Selalu andalkan komunikasi resmi dan sumber berita terverifikasi. Jangan pernah mempercayai email yang ditulis dalam bahasa dan format primitif, terutama jika tim resmi belum mengumumkan upaya penggalangan dana apapun," ungkap Pakar Keamanan Email Kaspersky Andrey Kovtun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk membantu pengguna tetap aman dari penipuan daring, pakar Kaspersky juga menyarankan untuk mengikuti kiat-kiat berikut:

•    Verifikasi Sumber: Sebelum menyumbang atau membagikan informasi pribadi, pastikan permintaan tersebut berasal dari sumber resmi dan tepercaya. Periksa situs web resmi organisasi atau hubungi mereka secara langsung untuk mengonfirmasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut