3 Lapis Pengamanan untuk Materai Digital

Logo Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Sumber :
  • BSSN.go.id

Jakarta, VIVA – Pengamat komunikasi digital dari Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan mengatakan materai digital sudah sangat aman berkat tiga lapis pengamanan yang disiapkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

img_title 7 HP Murah Rp2 Jutaan dengan Fitur Keamanan Terbaik 2026, Data Pribadi Lebih Aman Tanpa Harus Beli Flagship

Sistem tersebut dirancang untuk memastikan integritas dan kerahasiaan data pribadi pengguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi sebetulnya materai digital itu sudah sangat aman. Ada tiga lapis pengamanan yang disiapkan oleh BSSN. Mereka sudah melapisi keamanan digitalnya,” kata dia, Rabu, 28 Agustus 2024.

img_title Data Pribadi Kini Lebih Berharga daripada Uang

Namun, menurutnya, penting untuk tetap waspada ketika membeli materai digital, karena adanya risiko phishing dan social engineering (rekayasa sosial).

Sebagai contoh, meskipun sistem internet banking sudah sangat aman dengan enkripsi yang membuat data sulit diakses oleh pihak tidak berwenang, beberapa pihak kreatif membuat situs web yang menyerupai situs resmi bank.

img_title Nyawa Saldo Rekening Anda Terancam AI

Pengguna yang kurang teliti bisa saja memasukkan nomor akun dan password di situs palsu, yang kemudian digunakan untuk mencuri data pribdi mereka.

“Jadi, tipsnya adalah harus sangat memperhatikan sampai detail, supaya kita tidak kehilangan kata pribadi. Tadi kan juga disebutkan terkait dengan enkripsi tadi ya, dan teknologi keamanan,” ungkap Firman.

Untuk menghindari risiko ini, penting bagi pengguna materai digital untuk memeriksa dengan seksama tampilan dan alamat situs penyedia materai.

Pastikan perbedaan kecil seperti domain dan ejaan tidak diabaikan. Misalnya, situs resmi mungkin menggunakan domain ".id" atau ".com" dengan ejaan yang benar, sedangkan situs palsu bisa meniru dengan sedikit variasi dalam alamatnya.

Enkripsi berperan krusial dalam menjaga kerahasiaan data selama transmisi.

Ketika data dienkripsi, informasi tersebut diubah menjadi format acak yang sulit dibaca oleh pihak ketiga, sehingga meskipun data tersebut diintersepsi, informasi yang dapat diambil tetap tidak terstruktur dan tidak berguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara teknis, e-materai sudah sangat aman, namun pengguna harus tetap waspada terhadap potensi rekayasa sosial. Meski teknologi enkripsi sangat efektif, kelengahan sosial dan ketidakcermatan dalam memilih situs dapat membuka celah bagi penipuan.

Oleh karena itu, pengguna harus selalu memeriksa dengan cermat sebelum memasukkan informasi pribadi mereka ke situs yang tidak dikenal (Ant)

Kepala Eksekutif Meta Mark Zuckerberg.

Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Meta menyepakati janji dengan pemerintah negara bagian AS untuk memberlakukan jam malam dan batasan waktu otomatis pada akun remaja di Instagram dan Facebook.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut