Program Padat Karya Ini bikin Semua Senang

Ilustrasi petani.
Sumber :
  • Veros Afif/tvOne

Jakarta, VIVA – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yakni Asta Cita swasembada pangan.

img_title 100 Lebih Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Diberikan Beasiswa Kelapa, Apa Maksud dan Tujuannya

Program ini dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Padat Karya Tunai (PKT), yang dikerjakan di 12 ribu lokasi dengan target penyerapan tenaga kerja sebanyak 209.854 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum Bob Arthur Lombogia mengatakan kegiatan padat karya bidang sumber daya air tersebut berupa pekerjaan peningkatan saluran irigasi tersier.

img_title Kementan Minta Tambah Anggaran Rp5 Triliun untuk Kesejahteraan Petani hingga Daya Saing Ekspor

Dalam hal ini, Pemerintah membangun saluran alam/tanah dengan pasangan batu/lining yang melibatkan petani atau penduduk setempat.

img_title Naik 1,05 Persen, BPS: Nilai Tukar Petani di Agustus Berada di Level 129,19

Petani pekerja diberikan upah harian atau mingguan sehingga dapat menambah penghasilan para petani atau pun penduduk desa. Program yang menggunakan anggaran Rp2,7 triliun itu terbagi dalam tiga tahap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga 12 November 2024, capaian fisik P3-TGAI Tahap I dan II telah mencapai 93,40 persen. Sementara Tahap III masih dalam proses dengan progres 36,50 persen.

"Targetnya rampung di pekan ketiga bulan Desember 2024. Penting menjaga saluran irigasi yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," jelas Bob Arthur.

Potret Asap Karhutla Kalimantan yang Terekam NASA

NASA Bagikan Potret Karhutla Kalimantan, Ungkap Mengapa Api Sulit Dipadamkan

Lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA baru-baru ini memperlihatkan potret kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut