Mengawal Pengembangan Talenta Digital

Talenta digital.
Sumber :
  • Pixabay

"Kami fokus pada pengembangan teknologi seperti AI dan big data, dengan inisiatif seperti Sahabat AI bersama GoTo, AI Merdeka dengan NVidia, dan Banking AI untuk digitalisasi perbankan," tegasnya.

img_title Prabowo Sebut Ekonomi Digital Kawasan ASEAN Bisa Capai US$ 1 Triliun di 2030

Sementara Direktur Solusi dan Pemasaran Lintasarta, Zulfi Hadi, mengaku mengembangkan infrastruktur strategis seperti fiber optik, data center, GPU cloud, dan keamanan siber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menghubungkan lebih dari 80 persen kabupaten di Indonesia dengan infrastruktur modern untuk mendukung percepatan ekonomi digital," ungkap dia.

img_title QRIS Dipakai hingga Mancanegara, Airlangga; Ekonomi Digital RI Tak Takut Tarif

Tak hanya infrastruktur, Lintasarta juga fokus pada pengembangan talenta digital. Program Laskar AI yang diluncurkan baru-baru ini memberikan pelatihan gratis bagi mahasiswa dan praktisi.

"Kita targetkan 500 peserta awal untuk digodok dengan kurikulum berbasis teknologi NVidia. Mereka akan menjadi motor akselerasi produktivitas nasional melalui implementasi AI," paparnya.

img_title Profesi Ini Jadi Kunci Pendorong Ekonomi Digital Indonesia

Pendiri IndoTelko, Doni Ismanto Darwin, mengungkapkan bahwa sektor ekonomi digital memiliki peran strategis dalam pencapaian visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan infrastruktur digital seperti 5G dan fiber optik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

"Sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat penting dalam mendorong transformasi digital yang akan berdampak pada kesejahteraan rakyat. Setiap Rupiah yang diinvestasikan dalam infrastruktur ICT/TIK dapat memberikan dampak besar terhadap PDB," kata Doni.

Ilustrasi kartu Kredit.

BI Ungkap Fungsi KKI, Bukan Sekadar Kartu Kredit untuk Belanja Masyarakat

BI menjelaskan Kartu Kredit Indonesia atau KKI hadir sebagai alternatif pembayaran yang melengkapi ekosistem digital, bukan untuk mendorong masyarakat berutang.

img_title
VIVA.co.id
26 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut