Ariel yang misterius

Ilustrasi misterius.
Sumber :
  • VIVA/Amal Nur Ngazis

Para peneliti menemukan bahwa saat mereka menggabungkan dua sisi jurang Ariel seolah-olah menariknya kembali, kedua sisinya cocok dengan sempurna, dan alur paralel yang terlihat di dasar beberapa jurang konsisten dengan material yang diendapkan dari waktu ke waktu.

img_title Bulan Jadi Ladang Duit Baru: AS, China, Rusia Siap Menambang dan Bangun Koloni

Ada sejumlah alasan mengapa hal ini menarik. Di masa lalu, Bulan-Bulan Uranus telah memasuki orbital lockstep, di mana periode orbitnya membentuk rasio yang tepat yang dikenal sebagai resonansi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Resonansi orbital menghasilkan tarik-tarikan gravitasi yang menghasilkan pemanasan internal, pencairan, dan pembekuan ulang.

img_title Bikin Gemes! Viral Momen Manis Alleia Anata Cium Sang Ayah Tercinta Ariel NOAH

Periode resonansi semacam itu dapat menjadi penyebab perubahan pada permukaan Ariel, tapi periode itu juga dapat menghasilkan samudra tersembunyi dengan membuat bagian dalam Bulan cukup hangat untuk mempertahankan air asin yang cair.

Pengamatan terbaru dari Teleskop James Webb (JWST) mengisyaratkan kuat bahwa samudra semacam itu ada di Ariel.

img_title The Musicians Juara Bahkan Voli 2, Tumbangkan D’Komika Lewat Pertarungan Seru 3-1

Jika memang demikian, lautan bisa jadi bertanggung jawab atas es karbondioksida yang terlihat di permukaan Bulan dan pada jurang-jurangnya, tetapi hingga kini informasi yang kita miliki terlalu sedikit untuk diketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada banyak hal yang belum kita ketahui. Dan meskipun es karbonoksida hadir di permukaan Ariel, masih belum jelas apakah es tersebut terkait dengan alur tersebut karena Voyager 2 tidak memiliki instrumen yang dapat memetakan distribusi es," tutur Chloe.

Sudah saatnya mengirim misi eksplorasi ke Uranus dan Neptunus. Mari tambahkan alur misterius Bulan Ariel ke dalam daftar hal-hal yang akan disaksikan saat hal itu akhirnya terjadi.

M. Habibullah, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS

Neraca Dagang RI Januari-Agustus 2025 Surplus US$29,14 miliar, 64 Bulan Beruntun

Sepanjang Januari-Agustus 2025 neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$29,14 miliar, atau naik sebesar US$10,13 miliar (yoy).

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut