Meta Lagi Bersih-bersih Spam di Facebook

Meta Indonesia.
Sumber :
  • Dok. Meta Indonesia

Jakarta, VIVA – Raksasa teknologi yang didirikan Mark Zuckerberg Meta terlihat makin serius menangani banyaknya konten spam di layanan media sosialnya Facebook dan cara terbaru yang digunakannya ialah dengan menindak akun yang mengakal-akali algoritma perusahaan.

img_title WhatsApp Buka Suara Penyebab Banyak Akun Terblokir

Meta menyebutkan akan menindak akun yang mencoba mengakali algoritma dengan kiriman yang panjang dan banyak tagar. Platform tersebut juga mengambil tindakan terhadap akun yang membuat kiriman dengan teks yang sama sekali tidak terkait dengan gambar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Meta menangkap akun kreator dengan kiriman jenis ini, maka perusahaan akan membatasi konten mereka hanya untuk pengikut, dan akun itu tidak akan lagi dibayar untuk kontennya tersebut. Contohnya seperti unggahan dengan berisi gambar anjing namun disertai dengan deskripsi yang tidak sesuai yaitu "10 Fakta #PESAWAT TERBAIK."

img_title Heboh Pemblokiran Massal Akun WhatsApp, Komdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

Contoh lain termasuk kiriman panjang yang menggambarkan betapa hebatnya mobil, dengan beberapa tagar seperti "#VIRALCONTENT," "#LIKEFORLIKE," dan "#BOOST," yang tercantum di bagian bawah.

"Konten spam dapat menghalangi kemampuan seseorang untuk pada akhirnya didengarkan suaranya, terlepas dari sudut pandangnya, itulah sebabnya kami menargetkan perilaku yang merupakan distribusi dan monetisasi game," kata Meta.

img_title India Beri Waktu 3 Hari Mark Zuckerberg Minta Maaf

Meta juga dapat membatasi jangkauan pengguna yang membuat ratusan akun untuk berbagi konten spam yang sama, dan akan membuat mereka tidak memenuhi syarat untuk monetisasi.

Langkah tersebut diambil karena perusahaan menilai sebagian besar akun ini membuat kiriman spam untuk mendapatkan lebih banyak pengikut, meningkatkan jumlah penayangan, dan memperoleh keuntungan monetisasi yang tidak adil. Meta juga akan mengurangi visibilitas komentar yang diidentifikasi sebagai keterlibatan palsu yang terkoordinasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meta juga menguji fitur yang akan memungkinkan pengguna memberi tahu Facebook jika suatu komentar tidak berguna, dan menambahkan alat moderasi yang memungkinkan pemilik halaman mendeteksi dan secara otomatis menyembunyikan komentar dari pengguna yang tampaknya meniru orang lain.

Pembaruan ini hadir setelah beberapa minggu lalu Facebook meluncurkan fitur "new Friends Tab" di AS, memungkinkan pengguna menghilangkan rekomendasi algoritma dan menunjukkan konten hanya yang diunggah oleh temannya.

Kepala Eksekutif Meta Mark Zuckerberg.

Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Meta menyepakati janji dengan pemerintah negara bagian AS untuk memberlakukan jam malam dan batasan waktu otomatis pada akun remaja di Instagram dan Facebook.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut