3 Fokus APJII di 2026

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia / APJII.
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

Jakarta, VIVA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menjelaskan tiga fokus upaya penguatan ekosistem internet di Indonesia yang akan dilakukan pada 2026.

img_title Bukan Cuma Rumah Pintar, Sistem Air dan Limbah Juga Mulai Mengandalkan Teknologi Baru

Salah satunya menghadirkan internet yang lebih terjangkau dan merata hingga ke daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami dari APJII dengan 1400 lebih anggota mendorong pemerataan internet yang setara," kata Ketua Bidang Sistem Informasi, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Anggota APJII, Danang Wijayanto, di Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025.

img_title Respons Menkomdigi soal Warga Mentawai Terjerat Hukum karena Jual Layanan Internet Starlink

Pertama, ia menyoroti terdapat ketimpangan harga layanan internet dengan kualitas baik antara Pulau Jawa dan wilayah Indonesia Timur. Hal itu disebabkan oleh perbedaan jangkauan backbone jaringan antar wilayah.

"Di Jawa, apalagi di Jakarta, (kisaran harga) internet mungkin pada angka Rp200 ribu sampai Rp300 ribu. Tapi, di Maluku dan Papua itu harganya hampir dua kali lipat untuk dapat internet yang lebih bagus," jelasnya.

img_title Gubernur Kalteng Percepat Pemerataan Akses Internet di Wilayah Terpencil, Hibahkan Ribuan Starlink

Oleh karena itu, pemerataan akses internet terjangkau menjadi penting agar seluruh masyarakat Indonesia, termasuk pelaku digital dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dapat menikmati layanan internet berkualitas lebih mudah dan murah.

Kedua, APJII akan memperkuat kerja sama antar pelaku ekosistem internet seperti komunitas hingga pelaku industri agar pembangunan tidak berjalan tumpang tindih sehingga layanan internet menjadi makin stabil.

Ketiga, mendorong kebiasaan pemakaian internet yang aman bagi pengguna. Menurut Danang, masih banyak pengguna internet yang tanpa sadar membocorkan data pribadi di media sosial.

Ketika terjadi kasus penipuan atau insiden keamanan siber, kesalahan kerap langsung diarahkan kepada penyedia layanan internet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, para penyedia layanan telah menyiapkan dan merancang sistem keamanan siber untuk melindungi penggunanya, sehingga persoalan keamanan tidak selalu bersumber dari penyedia layanan internet.

Oleh karena itu, APJII berupaya untuk memberikan edukasi digital kepada masyarakat untuk mendorong kebiasaan menggunakan internet secara aman.

Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI.

Janji Telkomsel usai Putusan MK soal Sisa Kuota Internet

Telkomsel menyampaikan sedang mematangkan langkah penyesuaian internal agar seluruh skema produk seluler sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh putusan MK.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut