Jangan Sembarangan Pakai Earphone

Ilustrasi telinga.
Sumber :
  • pixabay/Adinavoicu

Jakarta, VIVA - Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher Harim Priyono mengingatkan penggunaan earphone atau headphone secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran.

img_title Headphone Rp11 Juta dari Sony Meluncur di Indonesia, Apa Istimewanya?

Paparan suara keras dalam waktu lama bisa menimbulkan gangguan pendengaran akibat bising atau noise induced hearing loss yang bersifat permanen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita menggunakan earphone atau headphone akan ada paparan bising. Gangguan yang ditimbulkan bukan tipe konduktif, tetapi sensori neural dan sifatnya permanen,” kata dia di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

img_title Masalah yang Sering Dialami Pengguna Headphone Wireless dan Solusinya

Dokter yang merupakan anggota dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan pengalaman lebih dari 19 tahun itu menjelaskan gangguan sensori neural terjadi pada sel rambut di koklea atau rumah siput di telinga dalam.

Kerusakan pada bagian tersebut tidak dapat diperbaiki sehingga penurunan pendengaran bersifat menetap. Karena itu Harim menyarankan masyarakat mengikuti aturan penggunaan perangkat audio yang dikenal dengan prinsip 60–60.

img_title Sering Tak Disadari, Ini Tanda-tanda Gangguan Pendengaran

Aturan tersebut berarti volume maksimal yang dianjurkan adalah 60 persen dari kapasitas perangkat. Penggunaan juga sebaiknya tidak lebih dari 60 menit secara terus menerus.

“Setelah 60 menit sebaiknya diberi waktu istirahat sekitar 15 menit atau lebih sebelum digunakan kembali,” ujarnya. Selain mengatur volume dan durasi penggunaan, Harim juga menilai teknologi bone conduction earphone dapat menjadi alternatif yang lebih aman.

Perangkat tersebut bekerja dengan menghantarkan suara melalui getaran tulang sehingga tidak langsung masuk melalui liang telinga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mekanisme tersebut, suara tidak mengalami proses penguatan alami yang biasanya terjadi di liang telinga, gendang telinga, dan tulang pendengaran.

Dengan begitu, risiko kerusakan akibat paparan suara keras dapat berkurang dibandingkan penggunaan earphone biasa. Meski demikian, Harim menegaskan penggunaan perangkat audio tetap perlu dibatasi agar kesehatan pendengaran tetap terjaga (Ant)

Sony WH-1000XM6 Olive Gray

Warna Baru Sony WH-1000XM6 Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Sony mulai menjual WH-1000XM6 Olive Gray di Indonesia pada 19 Agustus 2026. Produk ini tersedia melalui toko dan dealer resmi mereka yang ada di Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut