Jasa Usir Setan Laku Keras

Ilustrasi setan.
Sumber :

Jakarta, VIVA - Jasa usir setan laku keras. Hal ini terjadi di Amerika Serikat (AS). Permintaan warga Paman Sam terhadap jasa usir setan melonjak dalam beberapa tahun terakhir, yang menyebabkan peningkatan signifikan dalam jumlah imam Katolik terlatih untuk melakukan ritual tersebut.

img_title Paus Leo XIV Sampaikan Rasa Duka untuk NTT

Pastor Chad Ripperger dari Keuskupan Agung Denver menyatakan bahwa Gereja Katolik saat ini memiliki sekitar 150 imam di AS yang dapat melakukan pengusiran setan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 2020, hanya ada sekitar 20 imam yang terlatih dalam praktik tersebut, menandai peningkatan yang sangat besar yaitu 650 persen hanya dalam beberapa tahun.

img_title Bukan Hanya Bacaan Shalat, Surat Al-Fatihah Ternyata Jadi Senjata Ampuh Lumpuhkan Iblis dan Setan

Namun, Ripperger berpendapat bahwa fenomena tersebut mencerminkan peningkatan dosa manusia dan keterlibatan dalam okultisme, bukan peningkatan aktivitas setan.

“Setan-setan semakin kuat karena semakin banyak orang melakukan perbuatan jahat,” katanya, seperti dikutip dari situs Russia Today, Selasa, 31 Maret 2026.

img_title Banyak Warga Sipil Jadi Korban, Paus Leo XIV Serukan Lagi Perdamaian di Timur Tengah

Pendeta Dan Todd, seorang pengusir setan terlatih asal New Jersey, menjelaskan bahwa meskipun iblis atau setan ada di luar sana, namun, 99 persen kasus yang ditangani disebabkan oleh penyakit mental.

"Gangguan kejiwaan seperti skizofrenia dan gangguan identitas disosiatif seringkali dapat meniru kerasukan setan," jelas dia.

Lonjakan permintaan akan jasa usir setan telah menjadi begitu nyata sehingga Paus Leo XIV mengadakan pertemuan puncak para pengusir setan paling senior di dunia di Vatikan awal Maret 2026.

Lebih dari 300 ahli usir setan berkumpul tahun lalu untuk Konferensi Pengusir Setan Internasional ke-15, yang mencerminkan apa yang digambarkan oleh para peserta sebagai pelayanan internasional yang terkoordinasi dan berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tren ini tidak hanya terbatas di AS. Di Rusia, pasar jasa usir setan baru-baru ini berkembang pesat hingga diperkirakan mencapai US$24 miliar per tahun, dengan warga Rusia menghabiskan uang untuk "dukun" dan peramal sebanyak untuk kebutuhan sehari-hari.

Gereja Ortodoks Rusia telah memperingatkan agar tidak melakukan atau mencari ritual semacam itu, menuntut agar Satanisme dilarang secara hukum serta iklan "layanan sihir okultisme." Tahun lalu, Mahkamah Agung Rusia secara resmi melarang 'Gerakan Satanis Internasional' sebagai organisasi ekstremis.

Paus Leo XIV

Paus Leo XIV Sampaikan Duka atas Gempa NTT, Doakan Korban dan Petugas Tanggap Darurat

Gempa bumi magnitude 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggaara Timur (NTT) pada Sabtu pekan lalu, 15 Agustus 2026 mendapat sorotan dunia termasuk Paus Leo.

img_title
VIVA.co.id
22 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut