Tanam Pohon dari Aceh hingga Kalimantan

Hari Bumi / Pelestarian alam.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA - Holding perkebunan PT Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero), melalui Subholding PTPN IV PalmCo, menanam 50 ribu bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai langkah nyata menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat keseimbangan antara aktivitas bisnis dan pelestarian ekosistem alam.

img_title Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia Tetapkan Status Darurat di Sarawak

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan aksi penanaman puluhan ribu bibit pohon bertajuk 'One Man One Tree' itu ditargetkan dapat dilakukan seluruh jajarannya pada tahun ini sekaligus dalam rangka peringatan Hari Bumi 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menargetkan penanaman 50 ribu pohon sepanjang tahun ini yang tersebar di berbagai wilayah operasional, dari Aceh hingga Kalimantan," katanya, Rabu, 29 April 2026.

img_title NASA Bagikan Potret Karhutla Kalimantan, Ungkap Mengapa Api Sulit Dipadamkan

Ia juga menyampaikan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas bisnis dan kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG).

Jatmiko menjelaskan kalau program ini dirancang tidak sekadar simbolik, melainkan sebagai gerakan kolektif yang melibatkan seluruh karyawan hingga ke tingkat unit terkecil.

img_title Pohon Setinggi 15 Meter Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang, 2 Pengendara Motor Tewas Tertimpa

"Program 'One Man One Tree' adalah langkah nyata untuk memastikan Bumi tetap menjadi penopang kehidupan. Apa yang kita lakukan saat ini akan menentukan keberlanjutan di masa depan," ujarnya.

Pada 2024, PalmCo mencatat penanaman 8.750 pohon, lalu meningkat menjadi 17.500 pohon pada 2025, sehingga total hingga tahun ini perusahaan menyasar lebih dari 76 ribu pohon telah ditanam di berbagai wilayah operasional perusahaan di Indonesia.

Menurut Jatmiko, peningkatan tersebut menunjukkan konsistensi sekaligus eskalasi komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan ekosistem. Selain aspek lingkungan, program ini juga berkaitan dengan upaya mempertahankan kinerja ESG PalmCo di tingkat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, PalmCo berada di peringkat kedua dunia untuk kategori agrikultur. "Fokus kami adalah menjaga kawasan bernilai konservasi tinggi (high conservation value/HCV) serta area kritis lainnya agar tetap terkelola dengan baik," tuturnya.

Implementasi program penanaman pohon dilakukan secara serentak di tujuh region operasional PalmCo, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi ekologis masing-masing wilayah.

Induk orang utan betina dewasa bernama Mama Man bersama anaknya, Man

Karhutla di Kalimantan Barat Meluas, Induk dan Anak Orang Utan Ini Harus Dievakuasi

Induk dan anak orang utan dievakuasi dari Desa Sungai Awan Kiri, Ketapang, Kalimantan Barat, setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas dan mengancam habitatnya.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut