Mengenal 'Invisible Fatigue'

Smartwatch Garmin.
Sumber :
  • Dok. Garmin

Jakarta, VIVA - Aktivitas sehari-hari seorang ibu ternyata bisa menyerupai latihan fisik berintensitas tinggi layaknya atlet endurance. Mulai dari menggendong anak naik tangga, mengejar balita saat waktu makan, membereskan rumah, hingga berpindah dari satu tanggung jawab ke tanggung jawab lainnya tanpa jeda.

img_title Ada yang Baru dari Garmin Forerunner

Seluruh aktivitas tersebut dapat memberikan tekanan fisik maupun mental yang signifikan setiap hari. Melalui kampanye terbaru bertajuk 'Women of Endurance', Garmin mengangkat realita yang dekat dengan kehidupan perempuan modern, khususnya para ibu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kampanye ini, Garmin menggambarkan bagaimana rutinitas perempuan modern dapat dianalogikan seperti 'invisible training', alias latihan tanpa garis finis yang terus berlangsung setiap hari.

img_title Cerah dan Tangguh ala Garmin Instinct 3

Aktivitas seperti menggendong anak dan membawa tas berisi barang belanjaan sekaligus dapat meningkatkan detak jantung hingga setara sesi HIIT, sementara mobilitas dan aktivitas multitasking sepanjang hari dapat menyerupai tantangan obstacle race jarak jauh.

Konsep utama dalam kampanye 'Women of Endurance' adalah bagaimana perempuan menjalani ketahanan fisik dan mental yang sering kali tidak terlihat.

img_title Garmin bisa 'Baca Pikiran' Tubuh, Ungkap Cara Pantau Stres secara Real-Time

Kelelahan tersebut terakumulasi dari berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mengurus rumah tangga dan anak hingga menjalani pekerjaan profesional serta tekanan emosional.

Garmin melihat banyak perempuan terbiasa terus bergerak dan menunda istirahat, bahkan ketika tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan.

Padahal, fragmented sleep, tingkat stres tinggi, dan kurangnya recovery dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang. Melalui kampanye ini, Garmin menggambarkan aktivitas sehari-hari perempuan dari perspektif olahraga endurance.

Menggendong anak sambil naik tangga misalnya, dapat meningkatkan denyut jantung layaknya sesi HIIT, sementara aktivitas mengejar balita dan mengurus rumah membutuhkan stamina dan fokus yang tidak sedikit.

Kampanye ini juga menyoroti fenomena 'invisible fatigue', yaitu akumulasi kelelahan fisik dan mental yang sering tidak terlihat maupun sulit diukur.

Garmin merekomendasikan perempuan untuk memanfaatkan data dari wearable mereka guna membangun ritme pemulihan yang lebih personal melalui lima pendekatan utama berikut:

1.    Kenali Fragmented Sleep

Gangguan tidur akibat aktivitas mengasuh anak yang terjadi berulang dapat menghambat proses pemulihan energi tubuh. Fitur Garmin Sleep Coach yang didukung Firstbeat Analytics dan metrik personal membantu mengidentifikasi periode istirahat dengan kualitas rendah, sehingga pengguna dapat menyesuaikan rutinitas atau mencari dukungan yang dibutuhkan lebih cepat.

2.    Pantau Tren Tingkat Stres

Tingkat stres tinggi yang berlangsung terus-menerus menjadi sinyal bahwa tubuh sedang berada dalam tekanan. Latihan pernapasan terpandu yang sederhana dapat membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih rileks.

3.    Lacak Recovery dan Imunitas Tubuh

HRV (Heart Rate Variability) sering mengalami perubahan selama siklus menstruasi, ketika tubuh kurang recovery, atau menjelang sakit. Dengan memantau tren data tersebut, perempuan dapat lebih cepat mengenali kebutuhan tubuh dan memprioritaskan waktu istirahat.

4.    Perhatikan Dampak Pola Konsumsi

Fitur Lifestyle Logging dari Garmin membantu memantau pengaruh kafein, alkohol, atau makanan tinggi gula terhadap metrik kesehatan seperti laju pernapasan, sehingga pengguna dapat menyesuaikan pola konsumsi dengan kebutuhan tubuh mereka.

5.    Terapkan Active Rest

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Layaknya atlet profesional, istirahat yang dilakukan secara sadar dan terencana merupakan bagian penting untuk menjaga performa tubuh dan kesehatan secara keseluruhan dalam jangka panjang.

Recovery bukan hanya tentang tidur atau berhenti beraktivitas, tetapi bagian penting dari menjaga performa tubuh dalam menjalani berbagai peran setiap hari.

Bank Saqu, Garmin Indonesia

Perluas Kemitraan, Bank Saqu Tawarkan Manfaat Eksklusif bagi Pelanggan Garmin Indonesia

Dengan QRIS Bank Saqu dan sumber dana dari Saku Utama, Saku Gajian atau Saku Transaksi, pelanggan Garmin bisa dapat diskon Rp 750.000 dengan minimum transaksi Rp 3 juta.

img_title
VIVA.co.id
15 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut