Lenovo ThinkStation PGX: Ukuran Ringkas tapi bisa Kelola 200 Miliar Data

Lenovo ThinkStation PGX.
Sumber :
  • Dok. Lenovo

Jakarta, VIVA – Lenovo menghadirkan ThinkStation PGX di Indonesia untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan (AI). Perangkat terbaru ini hadir dalam desain ringkas namun bertenaga, memungkinkan AI developer, peneliti, ilmuwan data, mahasiswa, hingga teknisi aplikasi menjalankan pengembangan dan eksperimen AI lebih cepat dan efisien langsung dari desktop.

img_title Pindah Tugas dari Tablet ke Laptop Tak Lagi Ribet

Dibangun menggunakan Nvidia GB10 Grace Blackwell Superchip yang mampu menghadirkan performa AI hingga 1 PetaFlop (1000 TOPS), ThinkStation PGX dirancang untuk menangani model AI generatif besar hingga 200 miliar parameter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perangkat ini dilengkapi memori sistem terpadu sebesar 128GB yang memungkinkan pengguna melakukan prototyping, fine-tuning, hingga inferensi untuk model reasoning AI generasi terbaru secara lebih optimal.

img_title Daftar Laptop Terbaru Agustus 2026 Paling Lengkap, dari AI hingga Gaming dengan Performa Generasi Baru

Untuk kebutuhan komputasi yang lebih besar, dua unit ThinkStation PGX dapat dihubungkan sekaligus guna menangani model AI hingga 405 miliar parameter. Fleksibilitas ini memberikan ruang bagi pengembang untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan sesuai kebutuhan pengembangan model AI yang semakin kompleks.

Lenovo ThinkStation PGX hadir dengan konfigurasi bawaan yang telah mencakup Nvidia DGX OS dan Nvidia AI software stack, lengkap dengan berbagai framework populer seperti PyTorch dan Jupyter.

img_title Lenovo Ubah Formula 1 Jadi Makin Brutal di Dunia Virtual

Dengan dukungan ini, pengguna dapat langsung mulai mengembangkan, menyempurnakan, dan menjalankan model AI dari desktop secara seamless sebelum dipindahkan ke pusat data maupun infrastruktur cloud tanpa perlu melakukan perubahan kode.

Seiring meningkatnya ukuran dan kompleksitas model AI generatif, kebutuhan akan perangkat pengembangan AI yang mampu menghadirkan performa tinggi secara lokal juga semakin meningkat.

Proses prototyping, tuning, hingga inferensi model AI berskala besar membutuhkan memori dan performa komputasi yang sangat tinggi, yang sebelumnya lebih banyak bergantung pada server maupun cloud berskala besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui ThinkStation PGX, Lenovo menghadirkan solusi desktop AI yang kuat sekaligus lebih ekonomis untuk mendukung pengembangan AI secara lokal. Hal ini membantu perusahaan maupun institusi membebaskan sumber daya komputasi pada infrastruktur cloud atau data center agar dapat difokuskan untuk kebutuhan pelatihan dan deployment AI skala produksi.

Bagi profesional yang bekerja dengan dataset besar dan beban kerja AI intensif, ThinkStation PGX menawarkan bandwidth memori sistem hingga 273GB/s untuk memastikan aliran data tetap cepat dan stabil tanpa bottleneck.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut