Apple Siapkan Perangkat AI yang Bisa Melihat Dunia

Kantor Apple.
Sumber :
  • theapplegoogle.com

California, VIVA – Selama ini asisten virtual seperti Siri hanya bisa merespons suara pengguna. Namun di masa depan, teknologi tersebut diproyeksikan memiliki kemampuan yang jauh lebih canggih, termasuk "melihat" lingkungan sekitar dan memahami apa yang sedang dilihat penggunanya.

img_title Dewan HAM PBB: AI Ancaman Umat Manusia

Untuk mewujudkan hal tersebut, Apple dikabarkan tengah mengembangkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan atau AI yang akan menjadi perangkat baru dalam ekosistem produknya. Kehadiran perangkat tersebut digadang-gadang menjadi langkah penting Apple dalam memasuki era komputasi berbasis AI yang lebih personal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan kacamata pintar generasi awal yang hanya berfungsi untuk mengambil foto atau menampilkan notifikasi, produk yang sedang dikembangkan Apple disebut akan mengandalkan kemampuan Visual Intelligence, teknologi yang memungkinkan AI memahami objek, lokasi, teks, maupun aktivitas yang ada di depan pengguna.

img_title PBB Tegaskan AI Bisa Jadi Ancaman Bagi Umat Manusia

Dengan teknologi tersebut, Siri tidak lagi hanya mendengar perintah suara, tetapi juga dapat menganalisis apa yang sedang dilihat pengguna secara langsung.

Sebagai gambaran, pengguna bisa mengarahkan pandangan ke sebuah restoran dan meminta informasi menu atau ulasan. Dalam situasi lain, AI dapat mengenali bangunan, menerjemahkan tulisan asing secara instan, hingga membantu menemukan barang yang sedang dicari.

img_title Penuhi Kebutuhan Pasar, NexAI Fokus Penuh Jadi Penyedia Infrastruktur Digital

Konsep tersebut menjadi bagian dari strategi besar Apple dalam mengembangkan Apple Intelligence, platform kecerdasan buatan yang mulai diperkenalkan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, laporan terbaru menyebut peluncuran kacamata pintar Apple mengalami penundaan. Jika sebelumnya produk tersebut diperkirakan diperkenalkan pada akhir 2026 dan mulai dipasarkan pada awal 2027, kini target peluncurannya bergeser menjadi akhir 2027.

Salah satu alasan utama penundaan tersebut diyakini karena Apple masih menyempurnakan kemampuan AI visual yang akan menjadi nilai jual utama perangkat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apple diketahui memiliki reputasi untuk tidak terburu-buru merilis produk baru. Perusahaan asal Cupertino itu cenderung memilih menunggu hingga teknologi dianggap matang dibanding meluncurkan produk yang belum siap digunakan secara optimal.

Langkah tersebut juga dinilai penting karena Apple akan berhadapan langsung dengan Meta yang lebih dulu hadir di pasar kacamata pintar melalui produk hasil kolaborasi dengan Ray-Ban.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut