Amerika Janji Stop Mata-matai Internet

Edward Snowden
Sumber :
  • abcnews.com
VIVAnews -
img_title Tele-Robotic Surgery Mulai Diadaptasi di Indonesia, Dokter Bisa Operasi Pasien dari Jarak 1000 Km
Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan siap menghentikan pengawasan Internet. Pemerintah Negeri Paman Sam itu menyerahkan pengelolaan dan pengawasan Internet kepada badan swasta yang lebih terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Batal Manggung di Batam Gegara Bagasi, Ternyata Segini Bayaran Juicy Luicy

Melansir
img_title Terpopuler: Klarifikasi Atta Halilintar Soal Foto Ciuman, Opie Kumis Ngaku Sudah 31 Kali Menikah
BBC, Selasa 18 Maret 2014, Depertemen Perdagangan AS telah meminta pengawas Internet, ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) untuk mengganti peran pemerintah AS ke sebuah badan alternatif.

Sebagaimana diketahui, kendali AS atas Internet tercatat mulai dari tahun 1998 silam, seiring penciptaan ICANN. Sesuai kontrak dengan pemerintah AS, ICANN bertugas mengawasi sistem pengamatan Internet, meliputi nama domain, dan pengawasan, dan lainnya.

Dalam pernyataan resmi, asisten sekretaris Departemen Perdagangan AS, Lawrence Stricking menyebutkan, penyerahan kendali itu harus mendukung dan meningkatkan keterlibatan multi-stakeholder pemerintahan yang bersih dan terbuka.

Sedangkan, Ketua Dewan ICANN, Stephen Crocker bersyukur atas inisiatif pemerintah AS itu. Ia mengatakan, pembebasan pengawasan Internet dari kendali pemerintah AS memang sudah dinanti-nanti.

"Sekarang semua di tangan para pemangku kepentingan global untuk menentukan arah terbaik Internet," jelas Crocker.

Dia menambahkan, ICANN telah mengundang pemerintah, perusahaan, organisasi, dan kelompok sipil untuk membantu peralihan pengawasan Internet itu. Badan baru dijadwalkan sudah terbentuk pada September 2015, berbarengan dengan berakhirnya kontrak dengan pemerintah AS.

Tuntutan pengurangan pengawasan AS atas Internet mengemuka setahun lalu, usai mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS (NSA), Edward Snowden, membocorkan dokumen pengawasan Internet dan komunikasi pemerintah AS.

AS dianggap telah merusak masa depan Internet dengan mengganggu ruang privasi pengguna.

Tuntutan serupa juga diserukan oleh Uni Eropa. Pada Februari lalu, Komisaris Uni Eropa untuk kebijakan telekomunikasi, Neelie Kroes mengaskan pengawasan AS harus segera diakhiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dua tahun ke depan akan menjadi saat yang penting dalam tata ulang kelola Internet. Semua orang berkepentingan dalam pelestarian keamanan, keterbukaan dan kebebasan internet harus beraksi," kata Kroes dalam pernyataan terbaru. (eh)
Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat AKP Rahis Fathlillah (tengah)

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dicekoki Ekstasi dan Riklona Saat Karaoke di PIK 2 Hingga Ditemukan Tewas di Hotel

Malam karaoke bersama sejumlah rekan berujung tragis bagi seorang mahasiswi berinisial S. Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di Jakarta Barat.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut