Malware 'Doyan' Serang Perangkat Windows
- uk.reuters.com
Virus pemalak
Responden juga menyinggung adanya tebusan yang harus mereka bayarkan kepada penjahat siber untuk membuka blokir perangkat (11 persen dari seluruh kasus) atau deskripsi data pribadi (6 persen) setelah terinfeksi malware pemalak (ransomware). Secara keseluruhan, setiap pengguna ketiga (33 persen) mengalami kerugian finansial akibat infeksi malware.
Selain harus membayar tebusan, korban juga harus mengeluarkan uang untuk memulihkan perangkat atau data, menghilangkan efek samping infeksi pada peranti lunak, dan beberapa bahkan harus membeli perangkat pengganti. Ketika terjadi kerugian finansial, jumlah rata-rata biaya setiap serangan adalah sebesar US$160.
Head of Consumer Product Management, Kaspersky Lab, Elena Kharchenko, mengatakan, biaya dan efek tak menyenangkan dari sebuah infeksi malware dapat dihindari dengan sedikit sikap bijaksana. Contohnya, jangan menghubungkan USB yang tidak terverifikasi pada perangkat, hanya gunakan toko aplikasi resmi, menjaga sistem operasi dan aplikasi up to date dan pemindai data-data dengan program sekuritas sebelum membukanya.
"Kemampuan untuk memprediksi segala sesuatu yang berpotensi menjadi masalah dan mengambil langkah pencegahan adalah kunci agar tetap aman,” kata dia.
Untuk menyembuhkan malware yang menjangkit perangkat, Kaspersky mengklaim memiliki obat penyembuhnya, seperti Kaspersky Internet Security. Solusi tersebut dapat melindungi perangkat berbasis Windows, OS X dan Android yang dirancang untuk melindungi dari berbagai jenis ancaman, termasuk malware yang menyadap password, percobaan akses tanpa izin ke webcam, cryptomalware, dan kerentanan di aplikasi-aplikasi populer. (art)