Kaspersky: iOS Lebih Aman Dibanding Sistem Operasi Lain

Iphone, salah satu produk Apple.
Sumber :
  • REUTERS/Beck Diefenbac
VIVA.co.id
img_title iPhone 16e Laris Manis tapi Samsung Masih Nomor 1, HP China?
- Kaspersky mengemukakan jika smartphone berbasis Android menjadi sasaran empuk dari serangan malware. Menurut mereka, Android lebih rentan disusupi ketimbang smartphone iOS ataupun BlackBerry.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title iPhone 17 Series Masuk Indonesia, Mendag: Jika Syarat Lengkap Kita Proses

Chief Security Expert
img_title Terjawab Sudah Kapan iPhone 17 Series Dipasarkan di Indonesia
Kaspersky, Alexander Gostev, menjelaskan, sistem operasi Android menjadi bidikan serangan malware, karena saat ini yang paling populer dan banyak digunakan masyarakat.

"Memang BlackBerry siapa yang pakai? Tapi sampai saat ini, BlackBerry masih tetap hidup," ujar Gostev sambil tersenyum di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis, 26 November 2015.

Kemudian, ia melanjutkan, toko aplikasi Android yakni Play Store, terlalu mudah untuk menampilkan aplikasi terbaru dari para pengembang. Hal itu menjadikan platform buatan Google tersebut‎ paling banyak aplikasinya daripada toko aplikasi apa pun.

"Dengan bayar US$25 ke Google, aplikasi itu sudah bisa tayang di Play Store. Itu yang menjadi masalah," ungkapnya.

Sebab, bila dibandingkan dengan App Store (milik Apple), aplikasi yang tampil pada platform itu paling sulit untuk dilalui. Agar bisa masuk dan tayang di App Store itu membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan karena prosedurnya cukup ketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu menurut saya. Kalau iOS menjadi smartphone yang paling aman untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari, ketimbang Android ataupun BlackBerry. Prosedur yang cukup ketat itu yang membuat malware susah menyusupi aplikasi ataupun pengguna iOS," kata dia.
Chongqing Tiongkok

Bursa Asia Dibuka Beragam Seiring Investor Kompak Jual Saham Teknologi di Wall Street

Bursa Asia-Pasifik fluktuatif pada pembukaan perdagangan Kamis, 25 September 2025. Gejolak imbas berlanjutnya aksi jual investor melepas saham-saham perusahaan teknologi.

img_title
VIVA.co.id
25 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut