VIDEO: 'Gorilla' Lepas di Stasiun Antariksa Internasional

Ilustrasi astronot kentut di luar angkasa.
Sumber :
  • Freepik

VIVA – Astronaut di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) juga punya selera humor. Di tengah-tengah menjalankan misi antariksa, astronaut menyempatkan bermain kejar-kejaran di lorong ISS dan merekam aktivitas tersebut.

img_title Foto Bumi Hasil Jepretan iPhone 17 Pro Max, Menakjubkan

Permainan humor itu melibatkan astronaut yang sudah lama berada di ISS, Scott Kelly. Astronaut yang sudah menghabiskan total ratusan hari di antariksa itu memerankan sebuah “gorilla” yang mengejar manusia yang diperankan astronaut lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video itu diunggah dan terlihat keseruannya, dikutip Space, Rabu 24 Februari 2016. "Butuh sedikit humor untuk menyalakan #YearInSpace. Melakukan hal yang ekstrem atau kembali ke rumah. Saya pikir saya akan melakukan keduanya #SpaceAge," tulis Kelly dalam akun Twitternya.

img_title Astronot Sakit, NASA Panik

Dalam video tersebut, “gorilla” awalnya tak muncul. Video awal menunjukkan awak astronaut yang membawa sebuah kotak besar, kemudian diletakkan di sekitar lorong ISS. Kemudian, kotak itu ditinggalkan dan beberapa saat kemudian, dari dalam kotak itu muncul “gorilla” dengan buasnya. Kemudian, “gorilla” itu mengejar astronaut bolak balik.

Untuk diketahui, Kelly dijadwalkan akan kembali mendarat di Bumi pada 1 Maret. Kelly tercatat sebagai astronaut yang lama hidup di antariksa. Astronaut Amerika Serikat itu mulai hidup di ISS sejak Maret 2014 dan telah bergabung dengan kosmonot Rusia Mikhail Kornienko dalam studi eksperimen perubahan tubuh manusia selama misi antariksa yang panjang.

img_title Astronot Perempuan Pertama Indonesia, Pratiwi Sudarmono Jadi Inspirasi Film Pelangi di Mars

Nantinya, Kelly dan Kornienko akan kembali ke Bumi bersama dengan kosmonot Rusia Sergey Volkov, yang sudah menjalani misi di ISS selama enam bulan.

Sementara itu, nantinya kru astronaut yang masih akan bertahan di ISS yaitu astronaut NASA, Tim Kopra; kosmonot Rusia Yuri Malenchenko; dan astronaut Inggris Tim Peakde dari Badan Antariksa Eropa. Ketiga nama terakhir itu akan melanjutkan misi di antariksa selama setengah tahun ke depan.

Astronot NASA yang akan ke Bulan.

Setelah 'Berlayar' Cukup Jauh, Astronot NASA Balik Kandang

Keempat astronot Artemis II milik NASA pernah mencapai titik terjauh dari Bumi yang belum pernah dicapai manusia lain sebelumnya, yakni sejauh 406.778 kilometer.

img_title
VIVA.co.id
8 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut