Pemerintah AS Ingin Sadap WhatsApp
- U-Report
Catatan menunjukkan WhatsApp bukan korban enkripsi yang pertama kalinya. Tahun lalu, Apple sudah menghadapi permintaan akses enkripsi pada layanan iMessages mereka, untuk menyelidiki narkoba dan senjata.
Kemudian akhir tahun lalu, menyusul serangan di San Bernardino, California, FBI meminta Apple untuk membuka enkripsi pada perangkat iPhone 5c milik teroris. Namun permintaan itu dilawan dan ditolak Apple dengan alasan melindungi privasi data pengguna.
Sikap ngotot penegak hukum untuk bisa mengalahkan enkripsi ini memang beralasan. Sebab menurut catatan New York Times, selama lebih dari setengah abad, Departemen Kehakiman tergantung pada penyadapan dan rekaman telepon dalam memerangi tindakan kejahatan yang mendasar.
Sementara jika layanan terenkripsi dari WhatsApp, Signal dan Telegram tidak bisa dijebol, maka hal itu mengancam masa depan penyadapan.
"Anda mendapatkan data yang tak berguna (jika demikian). Satu-satunya cara untuk membuat ini tak omong kosong yaitu jika perusahaan membantu. Seperti yang kita ketahui dari penyadapan telepon tahanan, penjahat berpikir enkripsi yang lebih maju adalah hal yang luar biasa," kata Joseph DeMarco, mantan jaksa federal.