Berbagi Data Pribadi di Internet Ancam Pernikahan

Anak jadi korban perceraian orangtua.
Sumber :
  • U-Report

Namun, 13 persen responden masih belum mengambil tindakan pencegahan apapun untuk menjaga informasi serta aktivitas online mereka tetap aman, dan hanya empat dari 10 responden yang menjaga interaksi dengan keluarga dekat dan teman-teman terpisah dari kegiatan lainnya (43 persen) atau memeriksa semua pesan dan posting sebelum membagikannya (39 persen).

img_title Anak Indonesia Bosan Main Game Online Saat Virus Corona Melanda

Seperempat responden mencoba untuk menghindari mengirimkan atau berbagi informasi ketika mereka minum-minuman beralkohol, dan 29 persen responden yang merasa bersalah memilih untuk melakukan langkah-langkah yang bisa dikatakan tidak efektif yaitu dengan terburu-buru menghapus history internet mereka setelah berbagi sesuatu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika Anda tidak paham betul mengenai dunia maya atau cyber savvy, dan jika Anda juga tidak memiliki perlindungan keamanan dan privasi yang tepat, maka Anda kemungkinan bisa mendapatkan kerugian berupa hancurnya persahabatan dan bahkan karir. Setelah segala sesuatu dipublikasikan secara online maka hal tersebut akan berada di sana selamanya. Jadi jika Anda masih merasa ragu, akan lebih baik jika menyimpannya untuk diri sendiri saja," tutur Emm.

img_title Waspada Layanan Kirim Barang Palsu Selama Wabah Corona
Spyware Pegasus, perangkat lunak atau software milik NSO Group asal Israel.

Kamu Jadi Korban Serangan Pegasus, Lakukan Cara Ini dan Jangan Panik

Kepala Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky, Costin Raiu, menyebut Pegasus, Chrysaor, Phantom, dan lainnya sebagai "perangkat lunak pengawasan hukum".

img_title
VIVA.co.id
7 Februari 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut