Google Menangi Kasus Java Lawan Oracle

Oracle
Sumber :
  • REUTERS/Robert Galbraith

VIVA.co.id – Para pengembang software, khususnya platform Android, bisa bernapas lega. Hakim pengadilan di Amerika telah memenangkan Google atas tuntutan pelanggaran hak cipta Java yang dilayangkan Oracle.

img_title Google Tidak Berkutik di Rusia

"Putusan hari ini, yang menyatakan jika Android melakukan fair use terhadap API Java, merupakan kemenangan bagi ekosistem Android, bagi komunitas programming Java, dan bagi pengembang software yang mengandalkan bahasa pemprograman terbuka dan gratis untuk membangun produk konsumer yang inovatif," ujar juru bicara Google, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat, 27 Mei 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan pihak Google, jika seandainya hakim memutuskan Oracle berhak atas bahasa pemograman Java itu, tentu akan memberikan kekhawatiran tersendiri bagi para pengembang. Mereka akan takut menggunakan API ke dalam proyek kerja mereka dalam mengembangkan sebuah software.

img_title HP Sering Penuh dan Lambat? Ini 5 Aplikasi yang Bisa Membantu Mengelola Penyimpanan dengan Lebih Efisien

Pertarungan Oracle dan Google ini sejatinya berlangsung sejak 2010. Kala itu, Oracle menuduh Google telah menggunakan koding dari bahasa program Java yang dimiliki Oracle tanpa izin.

Proses hukum ini berjalan sangat alot. Awalnya, hakim menemukan tidak ada pelanggaran yang dilakukan Google terhadap hak cipta Oracle. Namun kemudian keputusan ini berubah ketika pengadilan menemukan jika API tersebut ternyata memiliki hak cipta.

img_title Google Pixel 11 Pro XL vs iPhone 18 Pro Max, Mana yang Lebih Layak Dibeli Akhir Tahun Ini?

Kasus ini kemudian berubah dengan mempertanyakan fair use (penggunaan wajar), yang memungkinkan penggunaan material ber-hak cipta di bawah kondisi tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oracle mendaftarkan penggunaan Java sebagai produk komersial. Namun Google membantah dengan mengatakan bahwa penggunaan 37 API yang dipermasalahkan itu telah digunakan dengan fair use. Pasalnya, Google mengubah bits dari Java yang digunakan menjadi sebuah produk unik, sebuah platform Android.

Jika saja Oracle memenangi kasus ini, Google harus membayar ganti rugi kepada perusahaan itu sebesar US$9 miliar.

Natalie Harp dan Presiden AS Donald Trump.

Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Apple dan Google telah mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika di aplikasi layanan peta mereka, setelah perintah dari Presiden AS Donald Trump.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut