Tips Hijaukan Rumah dengan Spons
- Times of India
VIVA – Memiliki rumah dengan lahan yang sempit, akan sangat sulit untuk membuatnya terlihat hijau. Tak ada lahan untuk menanam, membuat rumah akan terasa gersang.
Namun, jangan khawatir, rumah Anda juga bisa dihiasi dengan berbagai tanaman dengan cara yang unik. Lewat teknik penanaman tumbuhan hidroponik dengan spons, cara ini bisa jadi media tanam yang subur untuk tumbuhan. Jadi, tak selamanya, spons di rumah hanya digunakan untuk mencuci piring.
Dilansir laman Times of India, berikut langkah-langkah berkebun hidroponik dengan menggunakan media tanam spons.
Jangan gunakan spons daur ulang
Gunakan spons baru untuk memulai menanam dengan teknik ini. Spons daur ulang jangan pernah digunakan karena tidak bisa menyerap lebih banyak air dan membuat tanaman akan lebih cepat membusuk. Beli spons yang segar, yang murah dan bebas dari potongan-potongan daur ulang, karena spons bekas biasanya juga mengandung bakteri. Tentu saja Anda bisa memilih spons dapur multiwarna untuk tampilan yang lebih cerah.
Wadah tepat
Memilih wadah yang tepat untuk menciptakan kebun mini herbal adalah hal yang penting. Bisa menggunakan wadah nampan, atau piring saji. Tapi terserah Anda, pilih wadah yang terbaik. Jika Anda ingin menanam rempah-rempah dengan wadah poci tua, Anda bisa juga melakukannya. Selama wadah tahan air dan bisa menyangga spons, tidak masalah. Bisa juga menggunakan gelas plastik.
Bersihkan spons
Bilas spons secara menyeluruh selama beberapa menit untuk menghilangkan residu yang dikandungnya. Jika Anda terpaksa menggunakan selembar spons daur ulang, rendam dalam air mendidih selama 15 menit untuk membunuh bakteri.
Rendam spons
Rendam spons di air, dan kemudian peras airnya. Spons harus lembap, tetapi tidak boleh air dari spons menetes sebelum Anda menanam benih. Untuk menghindari terlalu banyak air, tambahkan hanya satu sendok makan air atau cukup gunakan botol semprot.
Mulai tanam
Lewat media tanam spons, Anda bisa menumbuhkan bawang putih, daun bawang, dan lain-lain. Hanya taburi bibitnya, di atas spons, dan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Sebagian besar tumbuh-tumbuhan memiliki benih mungil yang menembus permukaan spons dengan mudah.