6 Manfaat Kayu Bajakah, Asal Kalimantan Tengah yang Kaya Khasiat

Kayu Bajakah
Sumber :
  • Istimewa

3. Membantu pengobatan glioma dan kanker

img_title 7 Artis Indonesia Meninggal karena Idap Kanker, Terbaru Mpok Alpa

Gejala kanker

Photo :
  • times of india

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kayu bajakah memiliki kandungan fitokimia berupa flavonoid dan saponin yang bersifat antikanker dan antioksidan. Kedua fitonutrien tersebut berfungsi menangkal paparan radikal bebas dan meningkatkan fungsi enzim yang menetralisasi racun.

img_title 10 Rahasia Hidup Mpok Alpa yang Baru Terungkap Setelah Meninggal, Bikin Kaget Plus Mewek!

Hasil penelitian dalam The Journal of Food and Medical Plants (2020) menunjukkan potensi efektivitas ekstrak tanaman ini dalam pengobatan glioma (tumor otak) yang paling banyak dialami masyarakat dunia. Paparan radikal bebas juga diketahui sebagai salah satu penyebab timbulnya penyakit kanker.

4. Mengurangi edema

img_title Potret Mpok Alpa Terbaring di Rumah Sakit, 2 Artis Ini Setia Menemani

Ilustrasi tanda peradangan di tubuh.

Photo :
  • U-Report

Saat kulit mengalami peradangan, tak jarang hal tersebut menyebabkan kulit bengkak. Dalam penelitian yang dilakukan pada hewan, terjadi perubahan yang signifikan pada kondisi pembengkakan (edema).

Kayu bajakah yang diekstrak dan disuntikkan pada hewan uji yang mengalami edema menunjukkan berkurangnya diameter bentuk edema. Artinya, bengkak berkurang karena sifat anti-inflamasi untuk mencegah atau mengatasi edema.

5. Mempercepat penyembuhan luka

Ilustrasi luka

Photo :
  • pixabay

Kayu bajakah diduga dapat mempercepat penyembuhan luka dan menghentikan perdarahan pada luka. Senyawa saponin dan tanin yang terkandung dalam kayu bajakah diduga dapat merangsang pembentukan pembuluh darah baru pada luka, yang mendukung proses penyembuhan luka.

6. Mengobati infeksi jamur

Jamur kuku

Photo :
  • Times of India

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain manfaat kayu bajakah di atas, tanaman ini juga memiliki potensi mengobati infeksi jamur. Dalam Asian Journal of Health Research (2022), disebutkan bahwa tumbuhan ini memiliki kandungan flavonoid yang berpotensi melawan jamur Candida albicans.

Jenis jamur ini biasanya menyebabkan kandidiasis atau infeksi yang biasanya menyerang bagian kulit, mulut, dan alat kelamin. Dalam batas wajar, jamur ini tidak berbahaya. Namun bila berkembang biak dengan cepat, jamur ini dapat menyebabkan ISK, keputihan parah, dan candidemia.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Kemenkes Catat 29,8 Juta Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis, Ini Temuan Penyakit Terbanyak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sampai dengan September 2025, hampir 30 juta masyarakat telah mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG).

img_title
VIVA.co.id
18 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut