Dokter Peringatkan, Pantat Gatal Bisa Jadi Tanda Dua Kanker Ini

Bokong
Sumber :
  • Pixabay/Pexel

VIVA Lifestyle – Memerhatikan setiap perubahan pada feses dan bokong Anda sangat penting. Sebab, hal itu bisa menjadi tanda penyakit serius. Faktanya, pantat yang gatal bisa menjadi tanda peringatan kanker dubur atau usus, demikian menurut Dr Deborah Lee, dari Dr Fox Online Pharmacy. 

Keinginan Mpok Alpa Meninggal di Hari Jumat Terkabul

Jenis kanker yang paling umum yang memicu tanda tidak nyaman adalah kanker anus. Dokter Deborah menjelaskan, kanker dubur paling sering dipicu oleh human papillomavirus (HPV), yang berarti lebih umum terjadi pada mereka yang berisiko lebih tinggi terhadap infeksi menular seksual. Scroll untuk informasi selengkapnya.

Pada kasus yang lebih jarang, pantat yang gatal juga bisa menunjukkan kanker yang terletak lebih tinggi di saluran pencernaan, seperti kanker usus. Gatal dalam kasus ini dapat terjadi sebagai akibat dari tanda-tanda lain, seperti perlu ke toilet lebih sering atau mengalami serangan diare. 

Pekerjaan Suami Mpok Alpa, Gimana Nasibnya Harus Rawat 4 Anak Termasuk Bayi Kembar?

"Selain itu, pasien dengan kanker usus juga mendapati darah di fesesnya, yang dapat menyebabkan iritasi kulit di tepi anus," jelas Dr Lee, dikutip Express, Rabu 9 Agustus 2023. 

TERPOPULER: Daftar Artis Indonesia Meninggal Karena Kanker, Rahasia Hidup Mpok Alpa yang Baru Terungkap

Siapa pun bisa berisiko terkena kanker usus, dan peluangnya meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, jangan khawatir, pantat yang gatal belum tentu jadi jaminan bahwa Anda mengidap kanker, karena masalah ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi jinak lainnya. 

"Sebagian besar orang dengan pantat yang gatal, bukan menderita kanker dubur atau usus besar. Ada diagnosis banding yang luas, termasuk wasir, cacing kremi, fisura anus, iritasi karena konsumsi makanan pedas, keringat berlebih di daerah perianal, atau kepekaan terhadap produk kebersihan seperti sabun dan gel mandi," ungkapnya. 

"Meskipun tanda tidak nyaman ini mungkin tidak disebabkan oleh kanker, penting untuk tidak membuat asumsi yang salah dan melewatkan diagnosis," sambungnya. 

Oleh karena itu, dia menyarankan untuk berkonsultasi ke dokter tanpa menunda, jika Anda terus-menerus mengalami gatal pada anus. 

Foto Ilustrasi pasien TBC.

870 Warga Pamekasan Terjangkit TBC, 29 Orang Meninggal

Data yang dicurigai terjangkit TBC sejak 1 Januari hingga akhir Agustus 2025 mencapai 9.400 orang.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2025