Mencicip Gurihnya Bakso Cak Man Khas Malang
- VIVA.co.id/Lucky Aditya
VIVA – Kota Malang terkenal sebagai pusat kuliner bakso di Indonesia. Kota dingin yang berada di Selatan Surabaya ini disebut juga sebagai kota seribu bakso. Bakso Arema, Bakso President, hingga Bakso Kota Cak Man adalah sederet nama penjual bakso yang cukup terkenal sampai ke luar kota Malang.
Coba berkunjung ke salah satu rumah makan bakso asli Malang untuk mencicipi rasa khas bakso di kota ini, yaitu Bakso Cak Man. Usut punya usut, ternyata bakso Cak man ini salah satu warung bakso yang bisa bertahan hingga puluhan tahun. Tapi apa sih yang bikin beda?
Tempatnya ada di Jalan Bantaran, Blimbing Kota Malang. Bakso ini milik Abdurahman Tukiman berdiri sejak tahun 1980.
"Cak Man awalnya mikul jalan kaki, terus punya gerobak, akhirnya buka warung bongkar pasang masih dikawasan Bantaran. Sampai punya depot tetap sejak 1996," kata Muarif Koki Bakso Kota Cak Man, Jumat, 30 Maret 2018.
Muarif mengatakan perjalanan Cak Man berjualan Bakso dimulai dari nol. Dimulai dari gerobak pikul kini Cak Man menjadi pengusaha bakso sukses. Cak Man telah memiliki 100 gerai lebih di seluruh Indonesia.
"Cabangnya seluruh Indonesia sudah 100 gerai lebih mulai dari Batam, Palembang, Jayapura, dan Jakarta untuk di luar daerah menggunakan sistem waralaba. Kalau yang di Malang ada enam semua milik Cak Man," ujar Muarif.
![]()
Muarif menyebut kunci bertahan selama puluhan tahun Bakso Kota Cak Man adalah menjaga rasa. Bakso Kota Cak Man memiliki kuah yang segar dan gurih. Varian isi bakso cukup kaya.
Mulai dari mie kuning, mie bihun, tahu putih, tahu isi, siomay sayur, goreng bulat, goreng panjang, goreng mekar, goreng ampela ati, goreng usus ayam, usus ayam goreng, pentol goreng, pentol halus, pentol kasar dan pentol kotak berisi cabe pedas.
"100 persen daging sapi halal, goreng masih dicampur dengan ayam. Untuk yang di Malang semua dimasak di rumah Cak Man. Rata-rata hari biasa 78 kg daging sapi kalau ayam 40 kg libur atau akhir pekan bisa dua kali lipat," ucap Muarif.