Inilah 5 Bahan Makanan Aneh yang Ada di Beberapa Makanan
- flickr
VIVA Lifestyle – Dalam menilai makanan biasanya konsumen fokus dengan bahan makanan yang digunakan dalam proses pembuatan makanan tersebut. Ternyata ada beberapa bahan-bahan makanan aneh.
Mengetahui apa yang ada dalam makanan yang kita makan setiap hari sangat penting. Selain itu, ini adalah hal yang penting karena berbagai alasan. Beberapa orang harus memperhatikan apa yang mereka makan karena berbagai faktor, seperti berat badan dan memiliki alergi tertentu.Â
Ada banyak hal yang kita konsumsi setiap hari tanpa menyadarinya bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Berikut ini merupakan bahan makanan aneh ada di beberapa makanan di seluruh dunia, dilansir dari The Recipe. Bahan makanan aneh di bawah ini ditemukan di beberapa makan, namun tidak seluruh produk makanan memakai bahan-bahan tersebut.
1. Shellac atau Sekresi Serangga
permen
- fanpop
Bahan makanan aneh pertama ialah lak, itu adalah sesuatu yang berasal dari sekresi Kerria lacca, yaitu serangga yang berasal dari Thailand. Selain itu, ini bukan hanya sesuatu yang ditemukan dalam permen. Beberapa obat memilikinya, begitu juga vitamin dan buah-buahan. Beberapa orang mungkin tahu ini dengan nama lain. Terkadang zat ini muncul pada label sebagai "resin manisan", atau "glasir alami". Dengan menggunakan bahan ini dapat membuat permen dan vitamin tertentu berkilau.
2. Lanolin atau Minyak Domba
Mengunyah permen karet.
- pro.corbis.com
Seperti produk permen lainnya, permen karet juga memiliki bahan makanan aneh di dalamnya. Salah satu bahan yang paling dipertanyakan dalam permen karet adalah lanolin, yang merupakan sesuatu yang berasal dari kelenjar sekresi domba. Lanolin memiliki adalah zat seperti lilin. Ini juga merupakan zat yang digunakan dalam produk perawatan kulit, yang hanya membuatnya terdengar lebih kotor.
3. Dimethylpolysiloxane atau Plastik
Dimethylpolysiloxane juga dapat disebut sebagai polydimethylsiloxane. Ini adalah jenis silikon, dan dapat digunakan untuk banyak hal. Ada banyak barang non-makanan yang mengandung zat ini, beberapa di antaranya adalah sampo, lensa kontak, dan kondisioner. Namun, bahan makanan yang berbahaya juga digunakan sebagai bahan dalam banyak makanan yang disajikan di restoran cepat saji. Beberapa tempat yang menggunakan ini dalam makanan mereka adalah McDonald's, Subway, dan Wendy's.