5 Tanda Anak Stres di Sekolah dan Pertemanan

Ilustrasi anak yang mengalami bullying.
Sumber :
  • Pisabay/ anemone123

VIVA – Siapa bilang stres hanya melanda orang dewasa? Meski dunia anak-anak identik dengan bermain dan belum mengenal masalah, bukan berarti mereka bebas dari stres, lho.

img_title 5 Cara Buat Anak Jadi Pintar Sejak Dini Menurut Ahli Saraf Harvard, Ternyata Mudah!

Stres pada anak biasanya bersumber dari tugas sekolah, tekanan pertemanan, atau harapan berlebihan dari orangtua, guru, maupun sahabat mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umumnya anak-anak masih sulit mengenali dan menyatakan secara verbal ketika mereka mengalami stres. Sedangkan orangtua, kadang kurang sensitif sehingga tidak menyadari bahwa anak sedang mengalami stres yang luar biasa.

img_title Tips untuk Orang Tua Batasi Media Sosial Anak-Anak

Stres tidak selalu buruk

Stres tidak harus selalu dianggap sebagai hal yang negatif. Pada taraf tertentu, stres bisa menjadi bahan bakar bagi seseorang untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi. Ada beberapa orang yang mampu berprestasi karena dipicu stres.

img_title Mendidik Generasi Tangguh: Tips Dokter Aisah Dahlan Cegah Anak Terjerumus Liberalisme

Tapi jika berlebihan, stres justru menimbulkan masalah dan kesulitan. Dalam situasi demikian, dukungan dari orangtua diperlukan agar anak-anak mampu melewati masa-masa sulitnya. Nah, pertanyaannya bagaimana mengenali tanda anak sedang mengalami stres?

Ilustrasi anak main lego

Berikut beberapa kiat dari American Psychological Association dengan konsultan Mary Alvord, PhD, dan David J. Palmiter, Jr., PhD, ABPP,:

Perhatikan perubahan negatif dalam perilaku

Perubahan yang umum dapat berupa mudah marah atau moody, menarik diri dari kegiatan keluarga atau pertemanan, mengeluh lebih dari biasanya tentang sekolah, kerap menangis, menampilkan reaksi ketakutan yang berlebihan, lengket dengan orangtua sampai tak mau ditinggal, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, atau makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Keluhan sakit fisik bisa jadi karena stres

Orangtua perlu memahami bahwa jika anak sakit, salah satu faktornya bisa karena stres, yang memunculkan gejala fisik seperti sakit perut dan sakit kepala.

Ilustrasi anak kesulitan belajar.

Anda bisa mencurigai tanda-tanda ini sebagai stres pada anak, jika ia sering ke klinik sekolah dengan keluhan sakit kepala dan sakit perut. Padahal Anda sudah memastikan gaya hidup dan makanannya sehat. Gejala ini meningkat ketika menjelang ujian sekolah, atau tes lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perhatikan bagaimana anak berinteraksi dengan orang lain

Kadang-kadang anak mungkin tampak biasa-biasa saja di rumah, tetapi bertindak tidak biasa di tempat lain. Penting bagi Anda untuk saling terhubung, baik dengan sesama orangtua, maupun guru, sehingga mereka dapat mengetahui bagaimana pergaulan anak dengan dunia di sekelilingnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut