Bocah 9 Tahun Kena Serangan Jantung Usai Lahap Hot Dog

Hotdog.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Seorang anak laki-laki di Turki mengalami serangan jantung setelah melahap hot dog. Ternyata diketahui dia memiliki kondisi jantung yang langka, yang ketika makan makanan junk food, degup jantungnya tiba-tiba terhenti.

Punya Asam Urat? Jangan Pernah Makan Sosis

Informasi yang dilansir dari Foxnews, anak laki-laki tersebut berusia 9 tahun. Beruntung bocah tersebut berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh American Academy of Pediatrics, dokter menemukan anak itu memiliki irama jantung yang tidak teratur. Banyak hasil studi menyatakan bahwa anak tersebut memiliki sindrom Brugada, yang menyebabkan detak jantung seseorang meningkat terlalu cepat.

Kuliner yang Wajib Ada Saat Pemilu di Australia

Anak laki-laki itu menderita serangan jantung karena gigitan besar hot dog. Seketika itu, ia mengalami gangguan fungsi saraf vagusnya, saraf kranial terpanjang yang membentang dari leher ke perut dan membantu fungsi jantung dan gusi, untuk mengubah detak jantungnya.

Sindrom Brugada pun diketahui bisa menyebabkan kematian mendadak saat seseorang mendapat demam tinggi, minum alkohol, atau bahkan tidur di malam hari.

Air Hot Dog Rp500 Ribu Dianggap Mujarab untuk Kesehatan

Stanford Center untuk Penyakit Kardiovaskular melaporkan ada sekitar 4 dari seribu orang di Amerika telah diuji positif menderita sindrom Brugada. (ase)

Kim Jong Un

Kim Jong Un Larang Warga Korut Makan Hotdog karena "Pengkhianatan", Kenapa?

Kim Jong Un melarang warga Korea Utara untuk makan hotdog. Menurutnya, menyajikan hotdog di rumah atau menjualnya di jalan dianggap sebagai tindakan pengkhianatan.

img_title
VIVA.co.id
7 Januari 2025