SOROT 418

Heboh Padepokan 'Tipu-tipu'

Polisi menunjukkan barang bukti dari tersangka penipu Dimas Kanjeng Taat Pribadi di mapolda Jawa Timur, Jumat (7/10/2016). Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Sumber :
  • ANTARA/M Risyal Hidayat

Padepokan Brajamusti jadi terkenal sejak artis ternama macam Elma Theana dan Reza Artamevia berguru di sana. Berbagai kegiatan marak di padepokan ini. Mulai dari kegiatan sosial, spiritual sampai pengobatan alternatif. Nama Gatot pun kian mentereng, sebagai guru spiritual dan artis, sebelum akhirnya diciduk polisi karena kedapatan pakai narkoba. 

img_title Kasasi Ditolak, Dimas Kanjeng Tetap Divonis 18 Tahun Penjara

Wahyuhono Adi Paripurno, sahabat Gatot, yang juga menjadi pendiri padepokan, menceritakan muasal Padepokan Brajamusti kepada VIVA.co.id saat ditemui di salah satu Padepokan Brajamusti, di Jalan Niaga Hijau X, Pondok Pindang, Jakarta Selatan. Sekitar tahun 1999, Wahyu dan Gatot bertemu di Surabaya. Keduanya merupakan jawara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Waktu awal dulu, kami kan masih muda-muda, pengennya jadi jawara. Aa bilang, ‘jangan jadi jawara, pasti dicoba orang’. Aa ingin bentuk padepokan. Paling tidak, jawara-jawara atau yang liar-liar bisa bergabung untuk ke arah yang benar,” kata Wahyu kepada VIVA.co.id.  

img_title Kasus Dimas Kanjeng Belum Usai, Ada Uang Dolar Zimbabwe

Setelah disepakati, Gatot dipilih sebagai ketua. Oleh sejumlah temannya, Gatot dinilai memiliki ilmu kebatinan dan tenaga dalam yang paling bagus.

Gatot kembali ke Sukabumi pada tahun 2000. Saat itu padepokannya mulai berkembang. Setidaknya sekali dalam seminggu, Wahyu mengirimkan anak buah untuk memperdalam ilmunya ke Gatot.

img_title Terungkap, Alasan Dimas Kanjeng Buat Video Keluarkan Uang

Tak cuma mentransfer ilmu, Gatot juga membuka jasa pengobatan. Untuk menyembuhkan pasien, Gatot menggunakan media air. Sejumlah orang berhasil disembuhkan. Sampai-sampai dari komunitas lepra datang dan berharap kesembuhan dari Gatot. “Aa itu kalau ada yang sakit pasti dia tolong,” ujar Wahyu.

Wahyu juga membantah adanya ritual yang harus melibatkan kegiatan fisik kecuali latihan tenaga dalam. Gatot kemudian berpindah ke Jakarta. Tak disangka, namanya semakin berkibar. Bukan hanya pengobatan dan  latihan kanuragan, Gatot menerima dan menampung orang-orang yang memiliki masalah dalam kehidupan pribadi. Tak terkecuali para artis.

Namun Wahyu menegaskan, tidak ada ajaran menyimpang yang disampaikan Gatot ke para muridnya. Termasuk persetubuhan dengan para muridnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gatot Brajamusti saat syuting film Azraq

Padepokan Brajamusti jadi terkenal sejak artis ternama macam Elma Theana dan Reza Artamevia berguru di sana. Foto: VIVA.co.id/Muhamad Solihin

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut