- IME Indonesia
Ada juga Emil yang datang jauh-jauh dari Kalimantan. Karena jauh dan biaya ke Jakarta sangat mahal, Emil juga memilih membeli tiket yang paling murah, yakni seharga Rp1,5 juta untuk menonton konser CNBlue. "Kalau ditotal bisa buat beli tiket paling mahal," ujarnya.Â
Untuk menunjukkan kesetiaan mereka pada artis idolanya, mereka tak jarang bergabung dengan komunitas atau basis fans internasional. Saling berhubungan dengan komunitas K-Pop lainnya.
Hal ini dilakukan agar penggemar lebih dekat dengan artis kesayangannya tersebut dan cepat mendapatkan berbagai informasi terbaru tentang idolanya itu.
"Masih sangat cukup berhubungan dengan leader lainnya. Kalau kayak konser kemarin, kenalan owner fanbase YG, jadi kalau memang mau ikut terlibat, ya bisa," ujar Raras Prasadja dari fanbase BIG BANG.Â
Berjuta alasan dikemukakan para penggemar saat ditanya ketertarikannya dengan K-Pop. Mereka mengaku bahwa boyband atau artis Korea tak hanya unggul dari sisi penampilan, tetapi juga memiliki kemampuan lain seperti dance, rap, dan vokal yang mumpuni.Â
"Mereka memiliki style sendiri kan, gaya mereka sendiri yang dimasukkan di lagu mereka. Mendengarkan lagu One Direction sama K-Pop itu beda. Ya gitu deh susah dijelaskan," ujar Raras.
Penggemar K-Pop sendiri bukan hanya datang dari kalangan remaja maupun mahasiswi. Banyak orang-orang yang sudah bekerja, dan berusia 30 ke atas yang juga menggemari penampilan bintang idola asal negeri yang terkenal dengan drama romantisnya ini.Â
Selanjutnya, Lebih mahal dari musisi asing?
Lebih mahal dari musisi asing?
![]()
BTS memiliki fanatic fanbase paling kuat di antara K-Pop lainnya di Indonesia.
IME Indonesia adalah salah satu promotor yang menangkap peluang emas dari meningkatkan popularitas K-Pop. Menurut Direktur IME Indonesia Albertus Wirawan, K-Pop secara musik sudah menjadi trendsetter di Asia saat ini.Â
“Saya lihat K-Pop di Indonesia cukup bagus secara fanbase, itu yang akhirnya kita sebagai IME masuk ke Indonesia dengan standar K-Pop dahulu," ujarnya Â
Sebagai promotor yang berpengalaman mendatangkan G-Dragon, BTS, dan CNBlue, Albertus menuturkan bahwa konsep konser musisi K-Pop di Indonesia tak jauh berbeda dengan di negara lain di Asia. Mulai dari produksi, bentuk panggung, hingga layout tempat duduk.