- ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang
“Warga juga perlu diedukasi untuk ikut menjaga kelestarian, dan terbuka kepada wisatawan yang datang sehingga wisatawan bersedia balik lagi,” kata M Nasir, yang ditemui di sela pelaksanaan festival.
Pemerintah Daerah Kapuas Hulu terus berbenah. Destinasi wisata ke jantung Borneo itu memang tak bisa dibilang murah. Transportasi adalah yang termahal dari berbagai komponen untuk mengunjungi taman nasional Betung Kerihun.
Tapi, M Nasir optimistis kunjungan wisatawan ke Kapuas Hulu akan terus meningkat.
Alam dan satwa liar, arus sungai yang mengalir deras, jernihnya air, dan segarnya udara Betung Kerihun menjadi daya tarik bagi penikmat wisata alam liar. Budaya suku Dayak melengkapi keelokannya.
Pengunjung mungkin tak bisa membayangkan seperti apa rasanya membelah jantung Borneo. Tapi, mungkin pengunjung bisa membayangkan, bagaimana rasanya menikmati secangkir kopi panas di pinggir sungai Mentibat yang airnya bening mengalir, lalu membiarkan senja jatuh perlahan dan menyaksikan kunang-kunang berpendar dalam kegelapan. (art)