Republik Epigonisme

Pojok KC - Kolase Foto Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background bengkel ketok magic
Sumber :
  • tim tvonenews

img_title Persisten Lama

Dalam pemilu 2024, calon calon pemimpin bisa didandani dengan banyak pakaian: baju penerbang, baju pendaki gunung, baju daerah, jaket bisbol, jas perlente, tapi dalam kondisi terdesak ia akan muncul tabiat aslinya. Kosmetik itu akhirnya meleleh. Seorang yang pemarah akan muncul sikap temperamentalnya, seorang yang gemar meremehkan orang akan “bocor” juga perangi aslinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam terminologi agama, sikap lain dikata, lain dihati, beda anjuran beda tindakan disebut dengan munafik. Kitab suci punya pernyataan keras untuk perilaku munafik. “Wahai sekalian orang-orang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Besarlah dosanya di sisi Allah bahwa kamu mengatakan sesuatu yang kamu sendiri tidak mengerjakanya (QS. Al Shaff/61:2-3)

img_title Sekolah Baru untuk Republik

Saya ingat kata kata mutiara Abraham Lincoln soal perilaku pemimpin yang tak otentik, alias pagi tempe sore kedelai: “Kamu dapat menipu satu orang selama-lamanya; kamu juga dapat menipu semua orang dalam satu saat; tapi kamu tidak akan menipu semua orang selama lamanya.”

Dalam sejarah tak ada pemerintahan di manapun yang berlaku tidak adil, berbohong selama lamanya pada masyarakatnya. Cepat atau lambat masyarakat akan bangkit kesadarannya melawan penguasa yang tidak otentik, “bengkok” secara damai atau dengan kekerasan.

img_title Cape Town Marathon

Sebab, sebenarnya kutipan Abraham Lincoln ada kelanjutannya. “Kita tidak bisa menipu hati nurani kita sendiri. Karena hati nurani selalu tunggal, dan selamanya akan meneriakan kebenaran dan kebaikan saja.”

“Allah tidak membuat untuk seseorang dua hati dalam rongga dadanya” (QS.al-Azhab/33:4). 

Bersikap palsu adalah melawan kodrati mahluk. Melawan fitrah dan tidak alamiah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi saya, mencari pemimpin otentik untuk pembentukan demokrasi Indonesia yang secara usia masih muda (bandingkan dengan Amerika Serikat yang usia demokrasinya berusia 200 tahun lebih) sangat penting. Sebab, pemimpin kelak perkataan dan perbuatannya mempengaruhi orang banyak. 

Apalagi kita tahu, pemimpin yang tidak memiliki menyatunya kata dan perbuatan hanya akan mengundang sinisme publik, memancing perdebatan di masyarakat, mengundang ketegangan warga negara. Pemimpin yang tidak otentik, wibawanya seperti istana pasir, mudah runtuh. Pada akhirnya kepemimpinan dan pemerintahannya menjadi tidak efektif. Jika ini terjadi, tidak hanya merugikan sang pemimpin, tapi juga merusak tatanan masyarakat. (Ecep Suwardaniyasa Muslimin)

Pemred tvonenews.com Ecep S Yasa

Evolusi Industri Otomotif: Dari Mesin Uap hingga Era Kendaraan Listrik dan Otonom

Artikel ini mengulas perjalanan panjang perkembangan mobil yang dimulai dari penemuan mesin uap hingga lahirnya mesin pembakaran dalam oleh Karl Benz pada akhir abad ke-1

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut