GPS Tracker Kini Bisa Deteksi Kecurangan BBM, Begini Cara Kerjanya

Ilustrasi SPBU
Sumber :
  • freepik.com/freepik

Jakarta, VIVA - Pasar terus berkembang, tidak hanya sebagai alat pelacakan lokasi, tetapi juga sebagai solusi manajemen kendaraan yang lebih komprehensif. 

img_title Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika, Pasokan BBM Tambahan Disiapkan

Seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi operasional, teknologi pemantauan kini mencakup berbagai fitur tambahan, termasuk analisis perilaku pengemudi, pemantauan suhu kargo, hingga deteksi konsumsi bahan bakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu penyedia layanan GPS Tracker, Fox Logger meluncurkan fitur baru untuk memantau isi tangki bahan bakar kendaraan secara real-time tanpa perlu modifikasi atau pengeboran pada tangki.

img_title Bahlil soal Logo Baru BPH MIgas yang Diganti Setelah 22 Tahun: Lambangkan Profesionalisme

CEO PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, Alamsyah Cheung, menjelaskan bahwa fitur ini diklaim untuk membantu perusahaan dan pemilik kendaraan meningkatkan efisiensi, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini. 

Dengan perangkat yang cukup ditempel, volume bahan bakar dapat dipantau secara akurat tanpa risiko merusak tangki.

img_title Vivo dan BP Batal Beli BBM dari Pertamina, Penyebabnya karena Kandungan Etanol

Melalui dashboard digital, pengguna dapat melihat pola konsumsi bahan bakar. Grafik normal menunjukkan penurunan bertahap, sedangkan indikasi pencurian ditandai dengan penurunan drastis dalam waktu singkat. 

“Data ini juga dapat diunduh dalam format microsoft excel untuk analisis lebih lanjut,” kata dia dalam keterangan yang diterima VIVA di Jakarta, Sabtu 1 Februari 2025. 

Ia menegaskan, dengan semakin luasnya penerapan GPS tracker dalam sektor logistik, rental kendaraan dan transportasi, fitur pemantauan bahan bakar menjadi elemen penting dalam pengelolaan armada. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teknologi ini tidak hanya membantu meningkatkan transparansi penggunaan bahan bakar, tetapi juga mengurangi potensi kerugian akibat kebocoran atau pencurian.

"Harga kami terjangkau sekali karena tidak sampai Rp3 juta per unitnya sudah lengkap dengan fitur deteksi penggunaan bahan bakar," ujarnya. 

Gedung Kementerian ESDM

ESDM Ungkap Nasib BBM yang Diimpor Pertamina Tapi Ditolak Vivo

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan nasib base fuel dari bahan bakar minyak (BBM) yang diimpor oleh Pertamina.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut