Kenali Tanda-tanda Shockbreaker Motor Rusak dan Harus Digant!
- Mashar2000
Jakarta, VIVA – Shockbreaker merupakan salah satu komponen vital pada sepeda motor yang berfungsi meredam getaran dan menjaga kestabilan kendaraan saat melintasi berbagai kondisi jalan.
Sayangnya, masih banyak pengendara yang kurang memperhatikan kondisi shockbreaker hingga kerusakannya sudah cukup parah. Padahal, shockbreaker yang bermasalah bukan hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan.
Shockbreaker mobil.
- VIVA.co.id/Jeffry Yanto
Lantas, bagaimana cara mengetahui shockbreaker motor sudah rusak dan perlu diganti? Berikut penjelasan lengkapnya.
Fungsi Shockbreaker pada Sepeda Motor
Secara umum, shockbreaker memiliki peran penting dalam sistem suspensi motor, di antaranya:
- Meredam guncangan dan getaran saat motor melewati jalan berlubang, bergelombang, atau polisi tidur.
- Menjaga kestabilan motor, terutama saat bermanuver atau menikung.
- Membantu ban tetap menapak sempurna ke permukaan jalan, sehingga traksi dan kontrol motor tetap optimal.
- Mengurangi beban kerja komponen lain, seperti rangka dan ban, agar tidak cepat aus.
Jika shockbreaker tidak berfungsi dengan baik, seluruh kenyamanan dan keamanan berkendara akan menurun secara signifikan.
Tanda-tanda Shockbreaker Motor Rusak
Berikut beberapa ciri umum yang menunjukkan shockbreaker motor sudah tidak dalam kondisi optimal dan sebaiknya segera diperiksa atau diganti:
1. Terjadi Kebocoran Oli
Shockbreaker yang bocor biasanya ditandai dengan adanya oli yang merembes di batang atau tabung suspensi. Kebocoran ini menandakan seal shockbreaker sudah aus.
Padahal, oli berperan penting dalam proses peredaman. Jika volumenya berkurang, kinerja shockbreaker akan menurun drastis.
2. Muncul Bunyi Tidak Normal
Bunyi seperti “jedug”, “gluduk”, atau decitan saat melewati jalan rusak atau polisi tidur merupakan tanda bahwa shockbreaker tidak lagi mampu meredam benturan dengan baik. Kondisi ini sering diabaikan, padahal bisa menjadi indikasi awal kerusakan serius.
3. Suspensi Terasa Terlalu Empuk atau Terlalu Keras
Shockbreaker yang masih normal akan memberikan pantulan yang halus dan stabil. Namun jika motor terasa terlalu memantul atau justru sangat keras, bisa dipastikan sistem suspensi sudah tidak bekerja sebagaimana mestinya.
4. Motor Terasa Oleng dan Tidak Stabil
Shockbreaker yang rusak dapat menyebabkan motor terasa tidak seimbang, terutama pada kecepatan menengah hingga tinggi. Kondisi ini sangat berbahaya karena mengurangi kontrol pengendara terhadap motor.