Rem Mobil Berdecit, Lanjut Jalan atau Bawa ke Bengkel?

Ilustrasi rem mobil
Sumber :
  • SIS

Jakarta, VIVA – Bunyi berdecit pada rem mobil sering dianggap sepele oleh sebagian pengendara. Padahal suara tersebut bisa menjadi tanda awal adanya masalah pada sistem pengereman yang seharusnya segera diperiksa.

img_title Mobil Kotor Gara-gara Abu Vulkanik? Ini Urutan Cucinya

Sistem rem merupakan salah satu komponen paling penting pada kendaraan karena berkaitan langsung dengan keselamatan. Terlebih saat perjalanan jauh seperti mudik, mobil biasanya membawa beban lebih banyak sehingga jarak pengereman bisa menjadi lebih panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, mengatakan bahwa kondisi rem harus selalu dipastikan optimal sebelum melakukan perjalanan jauh. Menurutnya, performa rem sangat menentukan keselamatan pengemudi dan penumpang selama di jalan.

img_title Suzuki Baleno Facelift Dijual Rp100 Jutaan, Sudah Punya ADAS Level 2

“Keselamatan keluarga saat mudik sangat bergantung pada kondisi kendaraan, salah satunya adalah performa rem yang optimal, terutama ketika mobil membawa beban penuh,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Selasa 10 Maret 2026.

Bunyi berdecit pada rem biasanya muncul karena beberapa faktor, mulai dari kampas rem yang mulai menipis hingga adanya kotoran atau debu yang menempel pada piringan cakram. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut bisa memengaruhi kinerja rem dan bahkan merusak komponen lain.

img_title Lamborghini Murcielago Jadi Mobil Drift Pertama di Indonesia, Nekat Banget

Pengendara disarankan untuk memeriksa ketebalan kampas rem secara berkala agar daya cengkeram tetap optimal. Jika ketebalannya sudah mendekati batas minimal, penggantian perlu segera dilakukan agar tidak merusak piringan cakram.

Selain kampas rem, kondisi piringan cakram juga perlu diperhatikan karena permukaan yang tidak rata dapat menyebabkan getaran saat pengereman. Gejala ini biasanya terasa pada setir ketika pengemudi menekan pedal rem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan juga perlu dilakukan pada sistem rem belakang yang umumnya menggunakan rem tromol. Penyetelan celah sepatu rem penting untuk memastikan rem tangan tetap bekerja dengan baik, terutama saat kendaraan berhenti di jalan menanjak.

Komponen lain yang tidak kalah penting adalah minyak rem yang berfungsi menyalurkan tekanan dari pedal ke roda. Jika kualitas minyak rem menurun atau terdapat udara pada sistem hidraulis, pedal rem bisa terasa lebih dalam atau kurang responsif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut