Beda Karakter Mobil Balap dan Gokart

Mobil balap
Sumber :
  • HDM Team

Mandalika, VIVA – Beralih dari gokart ke mobil balap ternyata bukan perkara mudah bagi seorang pembalap. Meski sama-sama mengandalkan kecepatan dan kemampuan membaca lintasan, karakter keduanya ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

img_title 100 Tahun Nurburgring, BMW Siapkan Sembilan Mobil dan Motor Edisi Terbatas

Hal itu dirasakan langsung oleh pembalap muda HDM Team, Davino Satria, saat tampil pada ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia turun di kelas ITCR 1200 Non Seeded menggunakan Honda Brio racikan ASCO Motortuning.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada balapan tersebut, Davino memulai perjuangan dari posisi start ke-23. Meski menghadapi persaingan ketat, ia berhasil finis di posisi kelima kelas Non Seeded pada race pertama.

img_title Suzuki Tetap Kuat di Tengah Gempuran Mobil China

Sementara pada race kedua, hasil yang diraih belum sesuai harapan. Davino harus puas mengakhiri balapan di posisi ketujuh kelas Non Seeded sehingga target meraih podium belum dapat diwujudkan.

Namun bagi Davino, hasil akhir bukan satu-satunya hal yang penting. Pembalap muda tersebut justru mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga selama menjalani akhir pekan balap di Mandalika.

img_title 5 Mobil Listrik Termahal di Indonesia, Harganya Tembus Rp8,6 Miliar

“Kalau bicara hasil akhir, tentu belum sepenuhnya sesuai dengan target, karena target saya datang ke Mandalika adalah bisa naik podium di kelas non-seeded,” ujarnya, dikutip Rabu 17 Juni 2026..

Menurutnya, salah satu perbedaan paling terasa saat beralih dari gokart ke mobil balap adalah tingkat agresivitas persaingan di lintasan. Pembalap harus lebih cepat mengambil keputusan sambil tetap menjaga konsentrasi sepanjang balapan.

“Dibandingkan dengan gokart yang selama ini saya jalani, pertarungan di balap mobil terasa lebih intens karena banyak pembalap yang sangat agresif dalam mencari posisi dan memanfaatkan setiap peluang untuk menyalip,” katanya.

Ia menilai pengalaman balap gokart tetap memberikan bekal penting, terutama dalam hal racecraft dan kemampuan membaca situasi. Namun, balap mobil menghadirkan tantangan berbeda yang menuntut adaptasi lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Davino juga mengungkapkan bahwa standing start menjadi salah satu aspek yang masih perlu dipelajari. Teknik start di mobil balap memiliki karakter berbeda dibanding disiplin balap yang sebelumnya ia tekuni.

Ke depan, Davino bersama HDM Team akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mencari setup Honda Brio yang paling sesuai dengan gaya mengemudinya. 

Remaja Indonesia Abraham Hutapea Tembus Kejuaraan Dunia Gokart di Italia

Pembalap Remaja Indonesia Abraham Hutapea Tembus Kejuaraan Dunia Gokart di Italia

Remaja Indonesia, Abraham Benedict Aviandra Hutapea, mencetak prestasi membanggakan setelah finis sebagai runner-up National Championship Eshark Rok Cup 2026. Hasil terse

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut